Ketika berjumpa situasi yang mengharuskan kita turun tangan memberikan bantuan, kita tak bertanya lagi siapa dia
yang kita bantu. Suku apa, agama apa, pilihan politiknya apa. Yang
penting segera bantu untuk melepaskannya dari kesulitan, selamatkan
nyawa dan harta jika memang dibutuhkan. Dalam situasi itu, naluri
kemanusiaan kita yang bicara.
Saat bencana mulai banjir hingga letusan gunung berapi menggulung Indonesia dari Medan, Manado, Jakarta, Jawa Barat kemudian terakhir Jawa Timur & Jawa Tengah,
terlalu berlebihan jika para pihak mempertanyakan kehadiran para
relawan disana. Terlebih karena relawan itu membawa identitas organisasi
tertentu, yang mana sudah seharusnya dilakukan ketika di lokasi
darurat. Saat mendengar adanya musibah, pada menit pertama mereka
langsung bereaksi memberikan pertolongan. Apa lagi yang dipermasalahkan? [aheruntukindonesia.com]


Posting Komentar