Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan

PKS: Siapapun Pelaku Penyerangan Komplek Az-Zikra Harus Ditindak Tegas

Admin | Jumat, Februari 13, 2015 | Be the first to comment!

Jakarta. Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengatakan, pelaku penyerangan terhadap Komplek Majelis Az-Zikra harus ditindak tegas oleh aparat. Hal ini dikatakan Jazuli di Senayan, Jakarta, Kamis (12/2).

“Penyerangan terhadap kompleks pesantren Az-Zikra dari mana pun asal pelaku dan latar belakangnya, harus ditindak tegas oleh aparat,” kata Jazuli.

Politisi PKS asal Banten ini menambahkan, aparat penegak hukum harus bersikap adil dan tidak pandang bulu. “Aparat harus serius mengusut dengan tuntas,” ujarnya.

Selain itu, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi menilai penyerangan terhadap Komplek Majelis Az Zikra merupakan peringatan bagi aparat penegak hukum.
Dia mengungkapkan, bahwa saat ini aparat memiliki konflik yang lebih luas. Dia juga mengemukakan, Indonesia kini sudah kedatangan 6 ribu lebih imigran Syiah.

“Seperti di Balikpapan, Medan dan Riau juga, memiliki potensi konflik yang sama,” ungkapnya. Dia melanjutkan, sebagai sebuah konflik sosial kasus ini merupakan sebuah warning (peringatan) buat aparat.

Politisi PKS asal Kalimantan Selatan ini juga mengungkapkan, penyerangan seperti di majelis dzikir pimpinan Ustadz Muhammad Arifin Ilham, juga pernah terjadi sebelumnya seperti di Sampang dan Jember. Karena itu, potensi konflik yang seperti ini harus diantisipasi dengan baik oleh aparat.
“Jangan sampai konflik serupa timbul di daerah yang lain,” pungkasnya. (abr/dakwatuna)

Kultwit @anismatta Mensikapi Tragedi Gaza dan MH17

Admin | Minggu, Juli 20, 2014 | Be the first to comment!

Anis Matta
(Presiden PKS)

Seluruh dunia marah & berduka.. Dlm sepenggal Ramadan ini, kita menyaksikan dua tragedi kemanusiaan dlm wkt berdekatan..

Yg pertama adlh serangan militer brutal Israel kpd warga sipil Palestina di Gaza; dan kedua tertembaknya pswt Malaysia Airlines di Ukraina..

Kedua insiden tersebut sulit diterima hati & akal sehat..

Di tengah dunia yg makin saling bergantung (interdependen), msh ada agresi militer atas nama penguasaan wilayah..

Kedua insiden itu mirip, serangan militer yg memakan korban warga sipil yg tidak berdosa..

Pd MH17, lebih menyakitkan krn mrk sama sekali tdk terlibat dlm konflik di Ukraina..

Dlm setiap konflik kekerasan, warga tak berdosa menjd korban yg paling terluka..

Mrk tidak boleh cuma dianggap sbg "collateral damage" dr suatu konflik..

Dlm Al Qur'an Allah berfirman, barang siapa membunuh seorang manusia, sama dgn membunuh semua manusia..

Pembunuhan thd seorg manusia memberi rasa tdk aman kpd manusia lainnya.. Pembunuhan merpkan pelanggaran nilai ke-manusia-an yg plg nyata..

Kita semua berduka, marah & mengutuk kekerasan berujung tragedi kemanusiaan tsb..

Kita berdoa & berusaha agar kekerasan atas nama apa pun dapat lenyap dr muka bumi..

Kita mendukung Palestina menjd negara berdaulat & mendesak semua pihak utk menghentikan agresi militer Israel di Gaza..

Kita menyampaikan duka kpd saudara2 kita di tanah air yg kehilangan keluarga, kerabat & sahabat dlm tragedi MH17..

Kita juga turut berduka bagi sdr2 kita di Belanda, Malaysia, Australia & negara2 lain yg warganya menjd korban tragedi ini..

Kita berdoa agar arwah korban diterima di sisi Allah & keluarga diberi ketabahan..

Semoga Allah mengijabah doa kita dibulan yg penuh rahmat ini.. Aamiin..

*dari twit @anismatta (19/7/2014)

Sambut Ramadhan dan Pilpres, Ini Seruan PKS

Admin | Selasa, Juni 24, 2014 | Be the first to comment!

Ramadhan 1435 H akan segera tiba dalam hitungan hari. Menurut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD Gresik, Ramadhan kali ini sangat istimewa karena selain keutamaannya yang luar biasa, juga ada hajatan nasional di bulan mulia ini untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden.

“Ramadhan kali ini sangat istimewa. Mengapa? Karena di samping keutamaannya yang luar biasa, bangsa Indonesia juga akan menggelar Pilpres pada 9 Juli nanti,” kata Sekretaris Umum DPD PKS Gresik Edi Erma Suryani dalam orasinya pada Tarhib Ramadhan, Ahad (22/6).

“Kita masih ingat, kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 bertepatan dengan bulan Ramadhan. Dan kini Pilpres 2014 juga bertepatan dengan bulan Ramadhan. Semoga ini menjadi momentum kemerdekaan kembali Indonesia. Merdeka dalam arti berdaulat secara ekonomi dan berdaulat secara politik. Mampu mensejahterakan rakyat dan berwibawa di hadapan negara-negara lain,” tambahnya.

Oleh karena itu, lanjut Edi, PKS menyerukan agar masyarakat memilih capres yang mampu mensejahterakan ekonomi dan mengembalikan kewibawaan bangsa.

Orasi dan aksi kader-kader PKS yang digelar di perempatan Semtolang tampak menarik pengguna jalan dan warga yang beraktifitas di sekitar lokasi. Selain melakukan aksi freeze mob, puluhan kader-kader PKS juga membagikan selebaran seruan menyambut Ramadhan dan jadwal imsakiyah bergambar Prabowo-Hatta.

“PKS dan Prabowo-Hatta mengucapkan selamat menyambut bulan Suci Ramadhan, mari nomor 1 kan kebaikan” demikian inti seruan yang mengajak agar masyarakat Gresik tidak menyia-nyiakan datangnya bulan suci Ramadhan itu. [Danil/bersamadakwah]

Kampanye Prabowo-Hatta, Lautan Manusia Penuhi GBK

Admin | Senin, Juni 23, 2014 | Be the first to comment!

Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa hari ini, Minggu 22 Juni 2014 menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kampanye ini dihadiri sekitar 250 ribu orang dari berbagai kalangan.

"Semua partai pengusung terlibat, ditambah kader pendukung dari teman-teman buruh, petani, pedagang dan relawan kemudian simpatisan yang tidak secara formal tercatat semua hadir," kata Direktur Operasi Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Edi Prabowo kepada media.

Presiden PKS Sampaikan Berita Gembira Kemenangan Prabowo-Hatta

Admin | Senin, Juni 23, 2014 | Be the first to comment!

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta semakin optimistis bahwa momentum pemilihan presiden (pilpres) pada 9 Juli mendatang akan dimenangkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurut Anis, saat ini elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta terus menunjukkan peningkatan singnifikan.

Hal itu disampaikan Anis Matta saat menjadi pembicara dalam acara Temu Nasional Forum Komunikasi Pesantren/Panti Asuhan Penerima Bantuan Yayasan Dharmais (FKPPBD), Sabtu (21/6/2014) di hotel Patra Jasa, Semarang. Dikatakan Anis, elektabilitas Prabowo-Hatta saat ini hanya selisih 3% dibanding Jokowi-JK.

“Ada berita gembira yang perlu kami sampaikan, dan hal ini merujuk hasil survei sebelum deklarasi, dimana elektabilitas Jokowi-JK 51% dan Prabowo 36%, gap ini kemudian semakin mengecil pasca deklarasi menjadi 46% berbanding 38%, dan survei terakhir menunjukkan gap kedua pasangan ini semakin mengecil, yakni 44% berbanding 41%, padahal masih ada 20% yang belum mengambil keputusan di Pilpres nanti, ini artinya ada peluang yang sangat besar untuk memenangkan Prabowo-Hatta,” paparnya dihadapan ratusan peserta Temu Nasional FKPPBD tersebut.

Lebih lanjut, Anis Matta mengungkapkan bahwa PKS sebagai salah satu gerbong koalisi akan berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan Prabowo-Hatta. Ia dan segenap kader PKS siap bekerja siang dan malam untuk mengkampanyekan pasangan koalisi merah putih ini.

“Besok Ahad (22/6) kita menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno, kita siap menerjunkan sekitar 120 ribu kader, momentum kampanye dan dilanjutkan dengan debat pada malam senin akan menjadi titik balik kemenangan Prabowo-Hatta di pilpres nanti,” paparnya.

Anis Matta sendiri rencananya akan turut hadir dalam deklarasi pemenangan Prabowo-Hatta di GBK untuk memompa semangat para kader, simpatisan dan pendukung Prabowo-Hatta.

Sementara agenda Temu Nasional FKPPBD ini sendiri digelar sebagai wujud dukungan kalangan panti asuhan dan pesantren di seluruh Indonesia kepada Prabowo-Hatta. Selain Anis, turut hadir pula para tokoh lainnya seperti Jendral TNI (Purn) Joko Santoso, Hashim Djojohadikusumo dan Hidayat Nur Wahid.(pksjateng)

KPU Diminta Debat Capres Bahasa Inggris

Admin | Sabtu, Juni 21, 2014 | Be the first to comment!

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta menyelenggarakan debat menggunakan bahasa Inggris.

Permintaan itu datang dari sejumlah massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Untuk Pemilu Presiden Berkualitas. Mereka menggelar aksi demo di depan kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

"Momentum Pilpres 2014 adalah proses demokrasi untuk menghasilkan pemimpin yang cerdas dan berkualitas, terutama kemampuan penggunaan bahasa internasional," kata juru bicara aksi Danil dalam orasinya, Jumat (20/6/2014).

Dia menambahkan, debat bahasa inggris diperlukan untuk mengetahui kemampuan seorang calon presiden dalam pengusaan bahasa asing. Ada saat-saat tertentu pemimpin negara Indonesia harus berhubungan langsung dengan pemimpin negara lain, tanpa harus menggunakan penterjemah

"Baik dalam acara-acara formal ataupun dalam kejadian-kejadian khusus, seperti masalah sengketa perbatasan, tenaga kerja Indonesia atau imigrasi, perdagangan manusia lintas negara, penyelundupan narkoba Internasional, terorisme dan lain-lain," ungkapnya.

Mereka meminta agar KPU menyediakan tiga debat yang tersisa, ada sesi debat menggunakan bahasa inggris.

"Kami meminta pasangan capres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK agar bersedia dan siap untuk berdebat menggunakan bahasa internasional yaitu bahasa inggris dalam acara debat yang diselenggarakan KPU," tandasnya.

Seperti diketahui, KPU akan menyelengggarakan debat ketiga akan diselenggarakan pada Minggu (20/6/2014), dengan tema politik internasional dan ketahanan nasional. Debat ini merupakan debat antar-calon presiden. [rok/inilah]

PKS Anggap Pernyataan Wiranto Provokatif

Admin | Sabtu, Juni 21, 2014 | Be the first to comment!

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa pernyataan Mantan Menhankam/Pangab Wiranto soal pelanggaran HAM yang menyudutkan Prabowo Subianto bersikap provokatif. Sebab, hal ini diangkat jelang pilpres berlangsung.

Jubir PKS Mardani Ali Sera mengatakan, sulit tidak mengaitkan pernyataan tersebut tidak dalam konteks pilpres. Karena, kata dia, muatannya dapat dipersepsi masyarakat mendowngrade satu pihak.

"Kenapa tidak sejak awal diangkat? Usul saya hentikan tindakan provokasi dalam bentuk apapun. Mari jadikan kontestasi pilpres ini sebagai ajang beauty contess dengan mengeluarkan sisi positif kedua belah pihak," kata Mardani kepada merdeka.com, Jumat (20/6). Baca juga Inilah Klarifikasi Tim Prabowo-Hatta Atas Pernyataan Wiranto

Dia amat menyayangkan saling serang antar mantan prajurit TNI di pilpres kali ini. Karena bukan perkara mudah membangun institusi TNI menjadi lembaga yang berintegritas.

"Apalagi bagi para purnawirawan, masyarakat dapat kecewa dengan perilaku yang terlalu bermain low politis. Susah payah membangun institusi TNI jangan dirusak dengan pilpres yang temporer," tutur dia.

Menurut dia, tidak hanya kubu Prabowo-Hatta yang dirugikan dalam hal ini. Rakyat yang dinilai paling rugi dari pernyataan Wiranto itu.

"Yang lebih dirugikan masyarakat karena melihat elit yang tidak bertindak dengan dewasa. Mari jadikan kontestasi Pilpres ajang membangkitkan optimisme dan semangat bangsa melalui beauty contest yang dewasa, mencerdaskan dan membanggakan," pungkasnya.[mdk/dm/pksnongsa.org]

PUTIHKAN GBK! HADIRI KAMPANYE AKBAR PRABOWO-HATTA AHAD BESOK

Admin | Jumat, Juni 20, 2014 | Be the first to comment!
 
HADIRI KAMPANYE AKBAR PRABOWO-HATTA
AHAD 22 JUNI 2014 di GBK 
Pukul 11.00-16.00 
(SHOLAT DZUHUR & MAKAN DI GBK) 
ATRIBUT:
Memakai Baju/Jilbab putih.
Atribut PKS. 
TTd
Ust Tubagus Arif 
(Sekum DPW PKS DKI Jakarta )

Para Jenderal Berlindung di Ketek Jokowi Karena tak Sanggup Hadapi Prabowo

Admin | Kamis, Juni 12, 2014 | Be the first to comment!

Belum ada dalam sejarah, pertikaian para jenderal akan berakhir dengan aman dan damai. Rakyatlah ujung-ujungnya yang akan menjadi korban.

Peringatan itu disampaikan  Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI),  Faisal Yusuf Rasyid, menyikapi manuver para jenderal di dua kubu capres/cawapres 2014. “Belum ada sejarahnya jenderal,  pertikaian di antara kalian itu akan berakhir aman damai. Sadarlah. Yang korban ujung-ujungnya rakyat. Yang bisa rusak TNI hanya TNI. Semoga didengar para purnawirawan Jenderal,” tegas Faisal di akun Twitter @faisalyusra.

Menurut Faisal, jika di antara para jenderal terjadi perpecahan dan saling hujat, bisa diartikan ada masalah besar, mengingat militer sangat kuat dalam hal persatuan korps militer.

Secara khusus, Faisal mengomentari perang pernyataan para jenderal di dua kubu terkait pelanggaran HAM yang dilakukan capres Prabowo Subianto. “Miris melihat para mantan jenderal perang opini tentang @Prabowo08 seperti ada sesuatu. Saya doakan dia berhasil untuk bongkar sesuatu itu,” tulis @faisalyusra.

@faisalyusra juga menulis: “Melihat serangan kepada @Prabowo08 menunjukkan dia tahu banyak tentang perilaku kolega di masa lalu. Kapan dibuka Pak? Sikap menutupi buat geregetan.”

Senada dengan Faisal Yusra, Ustadz Haikal Hassan melalui akun Twitter @haikal_hassan  menulis: “Manuver para jendral sudah KETERLALUAN. Keberpihakan etnis tertentu sudah KELEWATAN. Semoga Allah jaga NKRI kita.”

Soal pelanggaran HAM yang ditudingkan ke Prabowo Subianto, Haikal Hassan bersuara keras. “Para jendral berlindung di ketek Jokowi karena tak sanggup berhadapan langsung dengan @Prabowo08 . Kalah pamor. Memalukan. Jelas para jenderal begini karena TAKUT bila @Prabowo08 naik. Padahal beliau sudah maafkan ‘kelakuan’ para seniornya.”(intelijen)

SAYA INGIN KELUAR SAJA DARI TARBIYAH

Admin | Senin, Juni 09, 2014 | Be the first to comment!

"Ustadz, dulu ana merasa semangat dalam dakwah. Tapi belakangan rasanya semakin hambar. Ukhuwah makin kering. Bahkan ana melihat ternyata ikhwah banyak pula yang aneh-aneh.” Begitu keluh kesah seorang mad’u kepada murabbinya di suatu malam.

Sang murabbi hanya terdiam, mencoba terus menggali semua kecamuk dalam diri mad’unya. “Lalu, apa yang ingin antum lakukan setelah merasakan semua itu?” sahut sang murabbi setelah sesaat termenung.

“Ana ingin berhenti saja, keluar dari tarbiyah ini. Ana kecewa dengan perilaku beberapa ikhwah yang justru tidak islami. Juga dengan organisasi dakwah yang ana geluti, kaku dan sering mematikan potensi anggota-anggotanya. Bila begini terus, ana mendingan sendiri saja…” jawab mad’u itu.

Sang murabbi termenung kembali. Tidak tampak raut terkejut dari roman wajahnya. Sorot matanya tetap terlihat tenang, seakan jawaban itu memang sudah diketahuinya sejak awal.

“Akhi, bila suatu kali antum naik sebuah kapal mengarungi lautan luas. Kapal itu ternyata sudah amat bobrok. Layarnya banyak berlubang, kayunya banyak yang keropos bahkan kabinnya bau kotoran manusia. Lalu, apa yang akan antum lakukan untuk tetap sampai pada tujuan?” tanya sang murabbi dengan kiasan bermakna dalam.
Sang mad’u terdiam berpikir. Tak kuasa hatinya mendapat umpan balik sedemikian tajam melalui kiasan yang amat tepat.

“Apakah antum memilih untuk terjun ke laut dan berenang sampai tujuan?” sang murabbi mencoba memberi opsi.

“Bila antum terjun ke laut, sesaat antum akan merasa senang. Bebas dari bau kotoran manusia, merasakan kesegaran air laut, atau bebas bermain dengan ikan lumba-lumba. Tapi itu hanya sesaat. Berapa kekuatan antum untuk berenang hingga tujuan? Bagaimana bila ikan hiu datang? Darimana antum mendapat makan dan minum? Bila malam datang, bagaimana antum mengatasi hawa dingin?” serentetan pertanyaan dihamparkan di hadapan sang mad’u.

Tak ayal, sang mad’u menangis tersedu. Tak kuasa rasa hatinya menahan kegundahan sedemikian. Kekecewaannya kadung memuncak, namun sang murabbi yang dihormatinya justru tidak memberi jalan keluar yang sesuai dengan keinginannya.

“Akhi, apakah antum masih merasa bahwa jalan dakwah adalah jalan yang paling utama menuju ridho Allah?” Pertanyaan menohok ini menghujam jiwa sang mad’u. Ia hanya mengangguk.

“Bagaimana bila temyata mobil yang antum kendarai dalam menempuh jalan itu ternyata mogok? Antum akan berjalan kaki meninggalkan mobil itu tergeletak di jalan, atau mencoba memperbaikinya?” tanya sang murabbi lagi.

Sang mad’u tetap terdiam dalam sesenggukan tangis perlahannya. Tiba-tiba ia mengangkat tangannya, “Cukup ustadz, cukup. Ana sadar. Maafkan ana. Ana akan tetap istiqamah. Ana berdakwah bukan untuk mendapat medali kehormatan. Atau agar setiap kata-kata ana diperhatikan…”

“Biarlah yang lain dengan urusan pribadi masing-masing. Ana akan tetap berjalan dalam dakwah ini. Dan hanya Allah saja yang akan membahagiakan ana kelak dengan janji-janji-Nya. Biarlah segala kepedihan yang ana rasakan jadi pelebur dosa-dosa ana”, sang mad’u berazzam di hadapan murabbi yang semakin dihormatinya.

Sang murabbi tersenyum. “Akhi, jama’ah ini adalah jama’ah manusia. Mereka adalah kumpulan insan yang punya banyak kelemahan. Tapi di balik kelemahan itu, masih amat banyak kebaikan yang mereka miliki. Mereka adalah pribadi-pribadi yang menyambut seruan Allah untuk berdakwah. Dengan begitu, mereka sedang berproses menjadi manusia terbaik pilihan Allah.”

“Bila ada satu dua kelemahan dan kesalahan mereka, janganlah hal itu mendominasi perasaan antum. Sebagaimana Allah ta’ala menghapus dosa manusia dengan amal baik mereka, hapuslah kesalahan mereka di mata antum dengan kebaikan-kebaikan mereka terhadap dakwah selama ini. Karena di mata Allah, belum tentu antum lebih baik dari mereka.”

“Futur, mundur, kecewa atau bahkan berpaling menjadi lawan bukanlah jalan yang masuk akal. Apabila setiap ketidak-sepakatan selalu disikapi dengan jalan itu, maka kapankah dakwah ini dapat berjalan dengan baik?” sambungnya panjang lebar.

“Kita bukan sekedar pengamat yang hanya bisa berkomentar. Atau hanya pandai menuding-nuding sebuah kesalahan. Kalau hanya itu, orang kafirpun bisa melakukannya. Tapi kita adalah da’i. Kita adalah khalifah. Kitalah yang diserahi amanat oleh Allah untuk membenahi masalah-masalah di muka bumi. Bukan hanya mengeksposnya, yang bisa jadi justru semakin memperuncing masalah.”
“Jangan sampai, kita seperti menyiram bensin ke sebuah bara api. Bara yang tadinya kecil tak bernilai, bisa menjelma menjadi nyala api yang membakar apa saja. Termasuk kita sendiri!”

Sang mad’u termenung merenungi setiap kalimat murabbinya. Azzamnya memang kembali menguat. Namun ada satu hal tetap bergelayut dihatinya.
“Tapi bagaimana ana bisa memperbaiki organisasi dakwah dengan kapasitas ana yang lemah ini?” sebuah pertanyaan konstruktif akhirnya muncul juga.

“Siapa bilang kapasitas antum lemah? Apakah Allah mewahyukan begitu kepada antum? Semua manusia punya kapasitas yang berbeda. Namun tidak ada yang bisa menilai, bahwa yang satu lebih baik dari yang lain!” sahut sang murabbi.

“Bekerjalah dengan ikhlas. Berilah taushiah dalam kebenaran, kesabaran dan kasih sayang kepada semua ikhwah yang terlibat dalam organisasi itu. Karena peringatan selalu berguna bagi orang beriman. Bila ada sebuah isyu atau gosip, tutuplah telinga antum dan bertaubatlah. Singkirkan segala ghil (dengki, benci, iri hati) antum terhadap saudara antum sendiri. Dengan itulah, Bilal yang mantan budak hina menemui kemuliaannya.”

Suasana dialog itu mulai mencair. Semakin lama, pembicaraan melebar dengan akrabnya. Tak terasa, kokok ayam jantan memecah suasana. Sang mad’u bergegas mengambil wudhu untuk qiyamullail malam itu. Sang murabbi sibuk membangunkan beberapa mad’unya yang lain dari asyik tidurnya.

Malam itu, sang mad’u menyadari kekhilafannya. Ia bertekad untuk tetap berputar bersama jama’ah dalam mengarungi jalan dakwah. Pencerahan diperolehnya. Demikian juga yang diharapkan dari Antum/antunna yang membaca tulisan ini.. Insya Allah kita tetap istiqamah di jalan dakwah ini.. Dalam samudera tarbiyah ini.

Sumber tercantum: Majalah al-izzah, No. 7/ th 4

Politisi Demokrat: Peperangan Terjadi Antara Kubu Kader PKS vs PKI di Capres 2014

Admin | Sabtu, Juni 07, 2014 | Be the first to comment!

Pengamat ekonomi yang juga politisi Partai Demokrat, Ikhsan Modjo, menilai, bahwa perang kampanye di sosial media antara pendukung pasangan capres/cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, didukung kader-kader militan yang sama kuat. 

“Di sosial media, yang satu motornya kader-kader PKS, yang satu pentolannya kader-kader PKI. 11/12 lah militannya. Lanjut brow perangnya,” tulis Ikhsan Modjo di akun Twitter @IkhsanModjo. 

Ikhsan Modjo juga membandingkan visi kedua capres yang menjadi bahan perdebatan di dunia maya. “On the other hand, soal pangan saya lebih suka visi Prabowo. Omong kosong tidak impor pangan sama sekali seperti olahan Tim Jokowi,” kicau @IkhsanModjo.

Secara khusus, Ikhsan Modjo, membeberkan peta persaingan Prabowo-Hatta vs Jokowi-JK di wilayah Jawa Timur.  Menurut Ikhsan Modjo, pertarungan antara kedua capres di Jawa Timur akan berimbang, tergantung, mesin politik.

Sebagai perbandingan @IkhsanModjo menulis: “Dukungan PKB tidak jaminan dukungan basis-basis NU seperti Tapal Kuda buat Jokowi. Sebaliknya, basis ini sudah lama digarap Prabowo. Selain Prabowo sudah lama sowan ke Kyai-kyai kunci, tokoh-tokoh informal Nahdiyin juga sudah banyak yang merapat ke pasangan no. 1.”

Kepada tim pemenangan Jokowi-JK, Ikhsan mengusulkan agar kubu Jokowi fokus kepada upaya menjaga basis massa. “Ketimbang head-to-head dengan nomor 1 di Tapal Kuda dan Madura, yang hampir pasti kalah. Lebih baik fokus jaga perkuat basis,” tegas @IkhsanModjo.










Sumber: intelijen

Walaupun Bukan Jurkam... Sebagai Kader PKS, Walikota Depok Nurmahmudi Siap Total Dukung Prabowo

Admin | Sabtu, Juni 07, 2014 | Be the first to comment!

Meski PKS telah mendukung pasangan Capres dan Capwapres Prabowo-Hatta. Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail yang juga bagian tim pemenangan Prabowo-Hatta akan tetap fokus bekerja menjalankan program. Namun begitu, orang nomor satu di Kota Depok ini akan mendukung dari belakang untuk memenangkan Prabowo-Hatta di Kota Depok. 

” Untuk pertama depok sudah kondusif dan aman, orangnya juga sudah dewasa. Teman-teman Parpol juga sudah cukup solid. Maka dari itu saya akan cukup mendukung dari belakang,” ujarnya, Selasa (3/6/14) 

Nur Mahmudi mempersilakan Pimpinan Parpol untuk menentukan dukungan terhadap Prabowo-Hatta. 

“Saya akan mempersilakan dari pimpinan Parpol yang menentukan dukungannya terhadap Prabowo Hatta,” tuturnya. 

Pihaknya optimis jika Pilpres ini, pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Hatta akan menang lebih dari 70 persen suara di Kota Depok.









Sumber: depok

Tim Cyber Prabowo-Hatta Diprakarsai PKS dan Gerindra

Admin | Sabtu, Juni 07, 2014 | Be the first to comment!

 
Juru bicara tim sukses Prabowo - Hatta, Nurul Arifin membenarkan bila pihaknya menyiapkan pasukan media sosial untuk memenangkan pertarungan pada 9 Juli nanti. Menurut Nurul, Prabowo - Hatta memiliki tim cyber di media sosial yang diprakarsai oleh dua partai koalisi, PKS dan Gerindra.
"Namanya gabungan koalisi, jelas pasukan ini jelas. Kalau kita mengamati yang kuat di cyber di networking adalah dari PKS dan dari tim Gerindra. Itu yang menanggapi begitu," kata Nurul kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, seperti diberitakan merdeka.com, Kamis (5/6).
Lebih lanjut, Nurul menambahkan, tim cyber itu bertugas untuk menyampaikan program-program Prabowo - Hatta sebagai capres dan cawapres. Selain itu, tim cyber ini juga bertugas meng-counter isu-isu negatif yang dilayangkan kepada Prabowo - Hatta.
"Jadi semuanya sudah ada tim-tim yang memang mengelola isu-isu dan segmen-segmen juga media-medianya," terang Nurul.
Diakui Nurul, dari tim pasukan cyber ini, tidak ada kiat-kiat khusus untuk memenangkan dalam pertarungan di media sosial. Pihaknya juga mewanti-wanti agar pasukan cybernya itu tidak melakukan kampanye negatif.
"Kami sih tidak ada kiat-kiat khusus ya, tapi yang selalu kami titik beratkan supaya menjual program kita. Tidak usah melakukan black campaign karena menurut kami itu kampungan, dan negative campaign tidak dijadikan di politisasi atau dikapitaslisasi," jelas Nurul.
"Itu yang sangat kita titik beratkan, karena kita tidak ingin menjadi sesuatu yang tidak menguntungkan, dan tidak memberikan nilai positif untuk masyarakat," tutupnya.
Sebelumnya, PKS mengerahkan 'jenderal' di media sosial untuk bertempur memenangkan pasangan Prabowo - Hatta. Wasekjen PKS Fahri Hamzah mengatakan jumlah pasukan di media sosial yang telah disiapkan partainya berjumlah 10 ribu akun.
"Total jumlahnya itu sekitar 10 ribu akun. Rata-rata main di twitter, instagram, facebook, blog," kata Fahri Hamzah, Kamis (5/6).
Menurutnya, pasukan media sosial itu bertugas untuk mengampanyekan dan memenangkan pasangan Prabowo - Hatta. Istilah 'jenderal' diberikan karena mereka adalah orang-orang yang bertugas menggerakkan publik di media sosial.[dm/pksnongsa.org]

Fahri: PKS Tak Punya Tentara Bayaran di Sosial Media

Admin | Jumat, Juni 06, 2014 | Be the first to comment!

Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah mengatakan PKS tak memiliki tentara bayaran di sosial media, namun PKS telah menyiapkan 10.000 akun untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.

"Kami itu gak punya tentara bayaran di sosial media," ujar Fahri seperti dikutip dari merdeka.com, Kamis (5/6).

Fahri mengatakan bahwa akun-akun tersebut bukan akun fiktif. Sebab, mereka merupakan kader PKS. Dan, 10 ribu akun tersebut rata-rata main di twitter, instagram, facebook, dan blog.

"Kalau Anda lihat lembaga-lembaga yang melihat dan mengontrol pergerakan sosial media, twit-twit PKS itu dilakukan oleh manusia real bukan mesin," katanya.

Fahri juga memberi istilah kepada akun-akun tersebut dengan istilah 'jenderal'. Istilah 'jenderal' diberikan karena mereka adalah orang-orang yang bertugas menggerakkan publik di sosial media.

Fahri lantas menuturkan alasan mengapa sosial media menjadi pilihan PKS untuk mengkampanyekan Prabowo-Hatta. Menurutnya, sosial media merupakan tempat yang paling murah untuk kampanye dan berkomunikasi kepada publik.

"Pada dasarnya operasi kampanye ada tiga level, level udara hanya mengandalkan sosial media, Facebook, komentar, dan sebagainya di sosial media, yang paling murah itu," katanya.[dm/pksnongsa.org]

Ridwan Kamil Terpilih Wali Kota Terbaik Dunia

Admin | Rabu, Juni 04, 2014 | Be the first to comment!

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terpilih menjadi salah satu wali kota terbaik di dunia. Ridwan terpilih bersama 11 wali kota lainnya dalam Forum Young Leader Sumposium World Cities Summit di Singapura yang digelar sejak 31 Mei hingga 5 Juni 2014.

Wali kota yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera ini mendapat kesempatan berpidato dan mempresentasikan sistem kepemimpinannya di hadapan 400 pemimpin muda dan wali kota se-dunia. Dia berharap terobosannya selama memimpin Kota Kembang itu bisa dijadikan inspirasi bagi wali kota lain di dunia.

Di hari pertama forum terbaik di dunia itu, Ridwan mempresentasikan terobosan baru selama delapan bulan dirinya memimpin Kota Bandung dengan sistem kolaborasi dengan warga, komunitas dan seluruh perangkat kota seperti kepolisian, TNI, dan kejaksaan.

Bukan hanya itu, Ridwan juga menularkan cara efektif melalui media sosial untuk berinteraksi langsung dengan warga Bandung dan aparat pemerintahan. Sehingga, menurut dia, rapat tidak perlu digelar setiap hari. Dengan melalui media sosial Twitter, pejabat pemerintahan bisa membicarakan masalah dan penanganan Kota Bandung.

Untuk menunjang itu semua, Pemerintah Kota Bandung menyediakan 4.000 lebih wifi yang tersebar di beberapa wilayah untuk memudahkan warga dan perangkat pemerintahan berinteraksi.

Meski demikian, Ridwan mengatakan, pemerintahannya tetap melaksanakan program jangka panjang seperti membuat monorel, up grade taman kota, membiasakan budaya bersepeda, memungut sampah, berpakaian daerah, hingga wajib berbahasa Sunda.

Program-program inilah yang dinilai Forum Walikota Se-Dunia merupakan gebrakan yang positif dari diri seorang Ridwan Kamil.

Dalam agenda tahunan forum pemimpin muda dunia ini turut diundang Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo, Wali Kota Medan Djulmi Elin, Wali Kota Binjai Idaham, dan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan. (Jhon Hendra/tvOne/ita)

Prabowo Ingin Kader Gerindra Bisa Seperti PKS

Admin | Jumat, Mei 30, 2014 | Be the first to comment!

Capres dari koalisi Merah Putih Prabowo Subianto memberikan sanjungan untuk kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia terpikat dengan militansi kader partai yang dipimpin Anis Matta itu.

Prabowo sempat tak percaya suatu ketika jajaran Partai Gerindra di daerah melaporkan akan berkoalisi dengan PKS. "Yang benar. Serius anda? Siap, Pak. Bagaimana? Mereka baik-baik, kader militan, disiplin," ujar Prabowo, menirukan perbincangan dengan kader Gerindra, saat memberiksan sambutan dalam acara konsolidasi nasional PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (27/5).

Pada akhirnya Prabowo menyaksikan sendiri militansi kader dan simpatisan PKS. Ia pernah berkampanye dengan Anis di Jawa Tengah.

"Kader PKS rajin, disiplin, tidak berpindah tempat selama presiden PKS ada di panggung. "Gerindra partai kebangsaan. Nih repotnya partai kebangsaan ini, orangnya santai. Kalau lapar dia ke warung," ujar Prabowo berkelakar.

Prabowo juga memuji semangat dan sikap disiplin kader perempuan PKS. Ia pun sudah melihatnya sendiri di lapangan.

"Ibu-ibunya ini di tempat panas tidak berpindah tempat. Bagaimana caranya kader Gerindra bisa dilatih seperti itu. Saya mau nyontek," ujar mantan Danjen Kopassus itu, yang disambut tawa kader PKS.

PKS merupakan salah satu partai pengusung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa dalam Pemilu Presiden/Wakil Presiden, Juli mendatang. Dalam rangka pemenangan, Prabowo meminta dukungan dan militansi dari jajaran PKS.

"Kami sangat berharap dukungan saudara sekalian. Marilah kita berbuat terbaik untuk bangsa dan negara yang kita cintai," kata Prabowo seperti dikutip Republika Online. [ROL]

Anis Matta: 8,4 Juta Suara PKS untuk Prabowo-Hatta!

Admin | Rabu, Mei 28, 2014 | Be the first to comment!

JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, menyatakan seluruh suara partai yang didapatkan pada Pemilu Legislatif 2014, bakal dilimpahkan kepada pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa untuk memenangkan Pilpres 2014. 

"Suara 8,4 juta dari PKS untuk pasangan Prabowo-Hatta. Allahu Akbar!," ujar Anis dalam acara konsolidasi nasional PKS untuk Pilpres 2014 dalam memenangkan Prabowo-Hatta, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (27/5/2014).

Disampaikannya, sejak majelis syuro memberikan dukungan ke Prabowo, jajarannya langsung melakukan sosialisasi di tingkat internal.

"Kita deklarasi di DPP, lalu konsolidasi nasional. Pertama jalur perempuan di Cibubur. Di level kaderisasi di Lembang. Di jalur kehumasan di Solo. Dan hari ini di struktur kepemimpinan di DPW se-Indonesia. Ini adalah akhir dari konslidasi yang kita lakukan. Mesin akan bekerja habis," tegasnya.

"Kita dengar dulu, kita ada hati enggak dengan calon ini. Kontak batin. Get the feeling, bicara santai saja. Mereka akan kerja full dalam pilpres," pungkas pria asal Makassar ini. (okezone)

Andai Saja "SEMUA ITU" PKS

Admin | Senin, Mei 26, 2014 | Be the first to comment!

Andai saja Gubernur yang berada di pusaran korupsi BUS karatan itu kader PKS, dijamin TV-media menggiring PKS sebagai Partai Karatan Sekali.

Andai saja yang LUPA pada janji saat kampanye itu Gubernur PKS, dijamin tsunami politik terjadi. PKS dituduh Partai Kelewat Sumpah.

Andai saja Gubernur PKS yang mencalonkan diri menjadi Capres, dijamin semua akan menyuruh mundur. PKS dituduh Partai Kemaruk Sekali.

Andai saja yang korupsi Triliyunan itu kader PKS. Bisa jadi dihukum 160 tahun penjara. Baru diduga suap saja, PKS disebut Partai Korupsi Sapi.

Itulah. Nalar sudah tidak digunakan. Sepak terjang pezina, pendukung Dolly, tim kampanye mabok, partainya juara korupsi. Tapi tetap dipuja-dipuji. Dikritisi malah dikatain babi.

Wahai kader PKS, ingatlah sebuah nasihat; "Optimis dalam sinis, bagian dari kecerdasan. Bergerak dalam jebak, itu tanda kemenangan."


*by Nandang Burhanuddin

Tifatul: Di ASEAN, Cuma Indonesia yang Blokir Pornografi

Admin | Senin, Mei 26, 2014 | Be the first to comment!

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah beberapa lama melakukan pemblokiran terhadap situs pornografi. Menurut Menkominfo Tifatul Sembiring, Indonesia adalah satu-satunya negara di kawasan ASEAN yang memberlakukan kebijakan tersebut.

“Di seluruh ASEAN, hanya Indonesia yang melakukan pemblokiran terhadap konten pornografi,” kata Menkominfo dalam pembukaan Pekan Informasi Nasional 2014di Padang.

Menkominfo menyatakan, kebijakan blokir pornografi dibutuhkan untuk membentengi nilai-nilai Keindonesiaan. Karenanya pemerintah tanpa ragu melakukannya.

“Kita harus pandai-pandai memanfaatkan teknologi informasi, tentu yang positif. Situs yang merusak seperti pornografi kami tidak ragu-ragu dalam memblokirnya,” sebut Tifatul.

Ia menambahkan, peran aktif masyarakat dan kalangan pemerintah diperlukan untuk memblokir website mesum. Ia mengutarakan pujian pada pemerintah propinsi Kalimantan Tengah yang membuat Perda Anti Pornografi.

“Di sana gubernur Kalteng membuat Perda sehingga kalau ada warung internet menyalurkan konten porno akan segera disegel,” kata Menkominfo.

Ia pun berharap, pemerintah di propinsi lain seperti Sumatera Barat mengikuti kebijakan semacam itu. (detik/sbb/dakwatuna)

Prabowo: Kantor Pusat PKS Lebih Gagah Disebut 'Markas Besar'

Admin | Jumat, Mei 23, 2014 | Be the first to comment!

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku orang yang diusung menjadi calon presiden mengeluarkan sejumlah guyonan saat memberikan sambutan deklarasi koalisi PKS-Partai Gerindra dan dukungan pencapresan Prabowo Subianto di kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (17/5/2014).

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, kantor DPP PKS menjadi lebih gagah dengan sebutan markas besar seperti layaknya di lingkungan militer. "Atas kekuatan dan kesehatan yang diberikan Yang Maha Kuasa sehingga kita bisa hadir di markas besar, atau kantor pusat, yah sama saja," ujar Prabowo saat membuka pidato sambutannya.

Sebutan 'Markas Besar' bak di lingkungan militer itu langsung mengundang gelak tawa sejumlah petinggi kedua partai yang hadir di acara tersebut. "Lebih gagah markas besar," timpal Prabowo.

Guyonan ala Prabowo itu sekaligus untuk 'membalas' pujian yang disampaikan Presiden PKS Anis Matta sebelumnya. Dalam pidato politiknya, Anis menilai karakter yang ada pada Prabowo secara tidak langsung telah mementahkan mitos bahwa kalangan militer itu diktator.

Menurut Anis, Prabowo dengan latar belakang militer tempurnya justru menjadi sosok yang kuat. Namun, dengan latar belakang pendidikan dan keluarga justru menjadikan Prabowo sebagai seorang demokrat sejati. Bagi Anis, karakter pemimpin seperti itu lah yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia untuk lima tahun mendatang.(TRIBUN)
 
Support : Creating Website | Guru Tomo | Guru Tomo
Copyright © 12.12.2013. gurutomo - All Rights Reserved
Modifikasi by Creating Website Published by Guru Tomo
Proudly powered by Blogger