Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Sosok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosok. Tampilkan semua postingan

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Admin | Minggu, Juli 06, 2014 | Be the first to comment!

oleh Salim A. Fillah dalam Rajutan Makna. 05/07/2014

Tapi sungguh orang yang jauh lebih mulia daripada kita semua, Abu Bakr Ash Shiddiq, pernah mengatakan, “Saya telah dipilih untuk memimpin kalian, padahal saya bukanlah orang yang terbaik di antara kalian. Kalau saya berlaku baik, bantulah saya. Dan kalau anda sekalian melihat saya salah, maka luruskanlah.”

Maka yang kami harapkan pertama kali dari Anda, Pak Prabowo, adalah sebuah kesadaran bahwa Anda bukan pahlawan tunggal dalam masa depan negeri ini. Barangkali memang pendukung Anda ada yang menganggap Andalah orang terbaik. Tetapi sebagian yang lain hanya menganggap Anda adalah sosok yang sedang tepat untuk saat ini. Sebagian yang lainnya lagi menganggap Anda adalah “yang lebih ringan di antara dua madharat”.

Tentu saja, mereka yang tidak memiliih Anda menganggap Anda bukan yang terbaik, tidak tepat, dan juga berbahaya.

Dan jika Anda, Pak Prabowo, nantinya terpilih menjadi Presiden, maka mereka semua akan menjadi rakyat yang dibebankan kepada pundak Anda tanggungjawabnya di hadapan Allah. Maka kami berbahagia ketika Anda berulang kali berkata di berbagai kesempatan, “Jangan mau dipecah belah. Jangan mau saling membenci. Kalau orang lain menghina kita, kita serahkan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Maha Besar.”

Dan Anda juga harus menyadari bahwa barangsiapa merasa jumawa dengan kekuasaan, maka beban kepemimpinan itu akan Allah pikulkan sepelik-peliknya di dunia, dan tanggungjawabnya akan Dia jadikan penyesalan serta siksa di akhirat. Adapun pemimpin yang takut kepada Allah, maka Dia jadikan manusia taat kepadanya, dan Dia menolong pemimpin itu dalam mengemban amanahnya.

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi sungguh orang yang jauh lebih perkasa daripada kita semua, ‘Umar ibn Al Khaththab, pernah mengatakan, “Seandainya tidaklah didorong oleh harapan bahwa saya akan menjadi orang yang terbaik di antara kalian dalam memimpin kalian, orang yang terkuat bagi kalian dalam melayani keperluan-keperluan kalian, dan orang yang paling teguh mengurusi urusan-urusan kalian, tidaklah saya sudi menerima jabatan ini. Sungguh berat bagi Umar, menunggu datangnya saat perhitungan.”

Maka yang kami harapkan berikutnya dari Anda, Pak Prabowo, adalah sebuah cita-cita yang menyala untuk menjadi pelayan bagi rakyat Indonesia.  Sebuah tekad besar, yang memang selama ini sudah kami lihat dari kata-kata Anda. Dan sungguh, kami berharap, ia diikuti kegentaran dalam hati, seperti ‘Umar, tentang beratnya tanggungjawab kelak ketika seperempat milyar manusia Indonesia ini berdiri di hadapan pengadilan Allah untuk menjadi penggugat dan Anda adalah terdakwa tunggal bila tidak amanah, sedangkan entah ada atau tidak yang sudi jadi pembela.

Pak Prabowo, jangankan yang tak mendukung Anda, di antara pemilih Andapun ada yang masih meragukan Anda karena catatan masa lalu. Saya hendak membesarkan hati Anda, bahwa ‘Umar pun pernah diragukan oleh para tokoh sahabat ketika dinominasikan oleh Abu Bakr sebab dia dianggap keras, kasar, dan menakutkan. Tapi Anda bukan ‘Umar. Usaha Anda untuk meyakinkan kami bahwa kelak ketika terpilih akan berlaku penuh kasih kepada yang Anda pimpin harus lebih keras daripada ‘Umar.

Pak Prabowo, kami memilih Anda karena kami tahu, seseorang tak selalu bisa dinilai dari rekam jejaknya. ‘Umar yang dahulu ingin membunuh Nabi, kini berbaring mesra di sampingnya. Khalid yang dahulu panglima kebatilan, belakangan dijuluki ‘Pedang Allah’. Tapi Anda bukan ‘Umar. Tapi Anda bukan Khalid. Usaha Anda untuk berubah terus menjadi insan yang lebih baik daripada masa lalu Anda akan terus kami tuntut dan nantikan. Ya, maaf dan dukungan justru dari orang-orang yang diisukan pernah Anda ‘culik’ menjadi modal awal kepercayaan kami kepada Anda.

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi orang yang jauh lebih dermawan daripada kita semua, ‘Utsman ibn ‘Affan, pernah mengatakan, “Ketahuilah bahwa kalian berhak menuntut aku mengenai tiga hal, selain kitab Allah dan Sunnah Nabi; yaitu agar aku mengikuti apa yang telah dilakukan oleh para pemimpin sebelumku dalam hal-hal yang telah kalian sepakati sebagai kebaikan, membuat kebiasaan baru yang lebih baik lagi layak bagi ahli kebajikan, dan mencegah diriku bertindak atas kalian, kecuali dalam hal-hal yang kalian sendiri menyebabkannya.”

Ummat Islam amat besar pengorbanannya dalam perjuangan kemerdekaan negeri ini. Pun demikian, sejarah juga menyaksikan mereka banyak mengalah dalam soal-soal asasi kenegaraan Indonesia. Cita-cita untuk mengamalkan agama dalam hidup berbangsa rasanya masih jauh dari terwujud.

Tetapi para bapak bangsa, telah menitipkan amanah Maqashid Asy Syari’ah (tujuan diturunkannya syari’at) yang paling pokok untuk menjadi dasar negara ini. Lima hal itu; pertama adalah Hifzhud Diin (Menjaga Agama) yang disederhanakan dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Kedua Hifzhun Nafs (Menjaga Jiwa) yang diejawantahkan dalam sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Ketiga Hifzhun Nasl (Menjaga Kelangsungan) yang diringkas dalam sila Persatuan Indonesia. Keempat Hifzhul ‘Aql (Menjaga Akal) yang diwujudkan dalam sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Dan kelima, Hifzhul Maal (Menjaga Kekayaan) yang diterjemahkan dalam sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pak Prabowo, kami memilih Anda sebab kami berharap Anda akan melaksanakan setidak-tidaknya kelima hal tersebut; menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga kelangsungan, menjaga akal, dan menjaga kekayaan; dengan segala perwujudannya dalam kemaslahatan bagi rakyat Indonesia. Kami memilih Anda ketika di seberang sana, ada wacana semisal menghapus kolom agama di KTP, melarang perda syari’ah, mengesahkan perkawinan sejenis, mencabut tata izin pendirian rumah ibadah, pengalaman masa lalu penjualan asset-aset bangsa, lisan-lisan yang belepotan pelecehan kepada agama Allah, hingga purna-prajurit yang tangannya berlumuran darah ummat.

Pak Prabowo, seperti ‘Utsman, jadilah pemimpin pelaksana ungkapan yang amat dikenal di kalangan Nahdlatul ‘Ulama, “Al Muhafazhatu ‘Alal Qadimish Shalih, wal Akhdzu bil Jadidil Ashlah.. Memelihara nilai-nilai lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik.”

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi orang yang lebih zuhud daripada kita semua, ‘Ali ibn Abi Thalib, pernah mengatakan, “Barangsiapa mengangkat dirinya sebagai pemimpin, hendaknya dia mulai mengajari dirinya sendiri sebelum mengajari orang lain. Dan hendaknya ia mendidik dirinya sendiri dengan cara memperbaiki tingkah lakunya sebelum mendidik orang lain dengan ucapan lisannya. Orang yang menjadi pendidik bagi dirinya sendiri lebih patut dihormati ketimbang yang mengajari orang lain.”

Pak Prabowo, hal yang paling hilang dari bangsa ini selama beberapa dasawarsa yang kita lalui adalah keteladanan para pemimpin. Kami semua rindu pada perilaku-perilaku luhur terpuji yang mengiringi tingginya kedudukan. Kami tahu setiap manusia punya keterbatasan, pun juga Anda Pak. Tapi percayalah, satu tindakan adil seorang pemimpin bisa memberi rasa aman pada berjuta hati, satu ucapan jujur seorang pemimpin bisa memberi ketenangan pada berjuta jiwa, satu gaya hidup sederhana seorang pemimpin bisa menggerakkan berjuta manusia.

Pak Prabowo, kami memilih Anda sebab kami tahu, kendali sebuah bangsa takkan dapat dihela oleh satu sosok saja. Maka kami menyeksamai sesiapa yang ada bersama Anda. Lihatlah betapa banyak ‘Ulama yang tegak mendukung dan tunduk mendoakan Anda. Balaslah dengan penghormatan pada ilmu dan nasehat mereka. Lihatlah betapa banyak kaum cendikia yang berdiri memilih Anda, tanpa bayaran teguh membela. Lihatlah kaum muda, bahkan para mahasiswa.

Didiklah diri Anda, belajarlah dari mereka; hingga Anda kelak menjelma apa yang disampaikan Nabi, “Sebaik-baik pemimpin adalah yang kalian mencintainya dan dia mencintai kalian. Yang kalian doakan dan dia mendoakan kalian.”

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi orang yang lebih adil daripada kita semua, ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz, pernah mengatakan, “Saudara-saudara, barangsiapa menyertai kami maka silahkan menyertai kami dengan lima syarat, jika tidak maka silahkan meninggalkan kami; yakni, menyampaikan kepada kami keperluan orang-orang yang tidak dapat menyampaikannya, membantu kami atas kebaikan dengan upayanya, menunjuki kami dari kebaikan kepada apa yang kami tidak dapat menuju kepadanya, dan jangan menggunjingkan rakyat di hadapan kami, serta jangan membuat-buat hal yang tidak berguna.”

Sungguh karena pidato pertamanya ini para penyair pemuja dan pejabat penjilat menghilang dari sisi ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz, lalu tinggallah bersamanya para ‘ulama, cendikia, dan para zuhud. Bersama merekalah ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz mewujudkan pemerintahan yang keadilannya dirasakan di segala penjuru, sampai serigalapun enggal memangsa domba. Pak Prabowo, sekali lagi, kami memilih Anda bukan semata karena diri pribadi Anda. Maka pilihlah untuk membantu urusan Anda nanti, orang-orang yang akan meringankan hisab Anda di akhirat.

Pak Prabowo, kami memilih Anda, tapi..

Tapi kalaupun Anda tidak terpilih, kami yakin, pengabdian tak memerlukan jabatan. Tetaplah bekerja untuk Indonesia dengan segala yang Anda bisa, sejauh yang Anda mampu.

Sungguh Anda terpilih ataupun tidak, kami sama was-wasnya. Bahkan mungkin, rasa-rasanya, lebih was-was jika Anda terpilih. Kami tidak tahu hal yang gaib. Kami tidak tahu yang disembunyikan oleh hati. Kami tidak tahu masa depan. Kami hanya memilih Anda berdasarkan pandangan lahiriyah yang sering tertipu, disertai istikharah kami yang sepertinya kurang bermutu.

Mungkin jika Anda terpilih nanti, urusan kami tak selesai sampai di situ. Bahkan kami juga akan makin sibuk. Sibuk mendoakan Anda. Sibuk mengingatkan Anda tentang janji Anda. Sibuk memberi masukan demi kemaslahatan. Sibuk meluruskan Anda jika bengkok. Sibuk menuntut Anda jika berkelit.

Inilah kami. Kami memilih Anda Pak Prabowo, tapi..

Tapi sebagai penutup tulisan ini, mari mengenang ketika Khalifah ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz meminta nasehat kepada Imam Hasan Al Bashri terkait amanah yang baru diembannya. Maka Sang Imam menulis sebuah surat ringkas. Pesan yang disampaikannya, ingin juga kami sampaikan pada Anda, Pak Prabowo. Bunyi nasehat itu adalah, “Amma bakdu. Durhakailah hawa nafsumu! Wassalam.”

doa kami,

hamba Allah yang tertawan dosanya, warga negara Republik Indonesia

Maher Zain Gelar Konser Gratis "Untuk Prabowo-Hatta" di Jakarta

Admin | Selasa, Juli 01, 2014 | Be the first to comment!

JAKARTA – Penyanyi Maher Zain siap kembali menghibur para penggemarnya di Tanah Air, di Istora Senayan, Rabu 2 Juli mendatang, pukul 21.00 WIB. Terakhir, Maher Zain menggelar konser di Jakarta, 22 November 2013.

Dengan tajuk Menghibur Simpatisan Capres 2014, Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, untuk keempat kalinya, penyanyi asal Swedia itu menggelar konsernya di Jakarta.

Berbeda dengan konser-konser sebelumnya, konser pelantun "Number One For Me" tersebut kali ini akan digelar secara gratis. Rencananya, Maher akan tiba di Ibu Kota pada 1 Juli besok.

Tidak hanya menggelar konser, Maher juga akan menggelar acara jumpa fans sehari sebelum pertunjukannya di mal Kuningan City, 1 Juli 2014, pukul 20.00 WIB. Acara jumpa fans juga dapat dihadiri masyarakat umum tanpa dikenakan biaya. Selain melepas rindu dengan para penggemarnya, dia juga akan menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur penggemar dan pengunjung mal.

Hendy Liem dari MNC Group selaku perwakilan panitia yang mendatangkan Maher Zain, mengungkapkan, konser ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian para pendukung dan simpatisan Prabowo-Hatta agar masyarakat luas dapat menjalankan ibadah Ramadan lebih khidmat. Dalam konser tersebut, Maher direncanakan akan tampil selama kurang lebih satu setengah jam.

"Maher khusus datang ke Jakarta untuk memenuhi undangan pendukung Prabowo-Hatta di sela-sela jadwalnya yang sangat padat. Di bulan Ramadan ini jadwal manggung Maher sebenarnya sudah sangat penuh. Namun, karena ini konser yang dianggap sangat penting, di mana Maher mengetahui bahwa Prabowo-Hatta juga direncanakan hadir, maka Maher bersedia untuk menyelipkan konser ini sela-sela jadwalnya yang sangat padat," ungkap Hendy Liem dalam rilis yang diterima Okezone.

"Harapan atau Hiburan?" | Kolom Anis Matta

Admin | Jumat, Juni 20, 2014 | Be the first to comment!
 
Harapan atau Hiburan?
(Oleh Anis Matta)


Pengujung transisi menuju demokrasi adalah situasi yang khas: ekspektasi akan hidup yang lebih baik kian membuncah tapi pada saat yang sama energi dan euforia– bahkan kesabaran–sudah menyurut.

Fase pungkas transisi, yaitu konsolidasi demokrasi, adalah jalan sepi yang ditempuh dengan ketekunan, bukan panggung ingar-bingar penuh deklamasi. Dalam tahap ini diperlukan pemimpin yang mampu menggerakkan sekaligus mendorong rakyat, agar mau melangkah lagi agar tujuan transisi, yaitu demokrasi yang sejati dapat tercapai. Itulah yang kini terjadi di Indonesia. Pemilu demokratis sudah tiga kali kita lewati dan kini kita tengah melaksanakan pemilu demokratis keempat dengan ekosistem politik yang jauh lebih stabil.

Kita telah berusaha merumuskan arah yang ingin dituju agar transisi ini tidak menjadi jalan berputar atau–malah lebih parah–berputar-putar tanpa arah. Tantangan itulah yang coba dijawab dalam Sidang Umum MPR dan proses amendemen UUD 1945 pasca-Reformasi. Kita berusaha untuk menulis kembali cetak biru dan mempertegas alasan kehadiran (raison d(raison detre) Negara Kesatuan Republik Indonesia bagi semua warga bangsa yang berlindung dalam naungannya.

Dalam perjalanannya, cetak biru itu harus berdialektika dengan realitas dan ekspektasi yang terus berubah. Kini kita harus menjaga stamina agar negara dan warganya tidak kehabisan tenaga untuk menuntaskan transisi demokrasi karena janji perbaikan hidup sebagian belum terwujud.

Karena itu, kita harus bekerja bersama menuntaskan transisi demokrasi dan menghindarkan Indonesia dari jebakan transisi berkepanjangan (prolonged transition), di mana nilai dan sistem lama telah dihancurkan namun nilai dan sistem baru belum terbangun, atau belum mampu menghasilkan kehidupan lebih baik sebagaimana yang dijanjikan.

Jebakan transisi berkepanjangan ini membutuhkan pemimpin yang mampu memecah kebuntuan situasi sekaligus menjaga api harapan tetap menyala untuk mencapai garis tujuan.

Demokrasi “Media-Sentris”

Kita tengah berada di era “demokrasi melalui media” di mana media memegang peran penting dalam mentransmisikan pesan ke dan dari masyarakat. Media telah menghablurkan batas antara realitas yang kita alami sendiri dan realitas yang kita serap dari media. Hari ini orang yang tidak tinggal di Jakarta bisa bercerita tentang macetnya Jakarta akibat pengetahuan yang diserapnya dari media.

Ini juga yang mempengaruhi ruang politik kita. Media berperan sangat penting karena media tidak semata mempresentasi realitas, tetapi merepresentasi (mewakilkan hadirnya) realitas ke depan khalayak. Menurut ahli kajian media David Buckingham (2010), media tidaklah menawarkan jendela bening tembus pandang untuk melihat “dunia”, namun menghadirkan sebuah “dunia” dalam versi yang telah dimediasi.

Media bukan menyediakan kacamata atau teropong, tapi menghadirkan akuarium sehingga kita beranggapan bahwa akuarium itulah keseluruhan dunia ini. Yang terserak di luar akuarium dianggap tidak penting dan bermakna. Logika media (terutama televisi/ tv) adalah “menonton dan ditonton” dengan dikotomi peran pasif-aktif yang semakin kabur, terutama dalam konteks pemilihan umum.

Penonton yang selama ini dinilai pasif dan tidak berdaya, dalam politik menjadi berdaya karena dialah pemilik suara yang diperebutkan. Sementara, para tokoh politik yang diimajikan berkuasa, sebenarnya sedang memainkan pertunjukan yang naskahnya didiktekan oleh massa rakyat melalui survei opini publik. Dalam situasi “media-sentris” seperti ini, sangat mudah orang terjebak untuk menjadi penghibur bagi penonton.

Tokoh-tokoh politik menyajikan tontonan yang menyenangkan hati penontonnya, melalui suatu pertunjukan buatan. Apa yang dipertontonkan belakangan ini tentu berbeda makna dan motivasinya dengan, misalnya, kebiasaan Sri Sultan Hamengkubuwono IX keliling Yogyakarta pada malam hingga subuh. Pada suatu kesempatan beliau memberi tumpangan kepada seorang mbok pasar.

Ketika sampai di pasar, orang-orang memberi tahu mbok bahwa yang memberinya tumpangan adalah Ngarsa Dalem. Langsung mbok itu pingsan! Tidak ada media yang meliput, tapi cerita itu hidup sampai sekarang. Cerita yang otentik, nyata, bukan pertunjukan. Masyarakat umum mengetahuinya belasan tahun kemudian melalui buku Takhta Untuk Rakyat.

Karena dikendalikan dengan logika hiburan, bukan otentisitas, tokoh politik terjebak untuk menyederhanakan masalah dan cara penyelesaian masalah. Ini tak terelakkan karena dalam demokrasi media- sentris, durasi, jam tayang, prime time, sound byte menjadi indikator utama. Pesan pemimpin dikemas mirip iklan yang renyah dan berdimensi tunggal agar mudah diingat tanpa elaborasi yang mendalam.

Gagasan Pemimpin

Di tengah arus media-sentris itu, kita kekurangan kesempatan menelaah gagasan pemimpin secara mendalam. Ruang-ruang publik yang didominasi logika media dan budaya instan berpotensi melahirkan figur pemimpin penghibur yang membuat kita tertawa sejenak meskipun masalah tetap menggunung.

Pemimpin penghibur tidak mengajak penontonnya berkerut kening karena yang ditawarkan adalah keceriaan sesaat—tanpa memikirkan bagaimana besok atau lusa. Pemimpin penghibur tidak menawarkan masa depan karena yang penting baginya adalah hari ini. Pemimpin penghibur juga kerap khawatir penontonnya berpaling mencari tontonan lain yang lebih menghibur.

Mirip logika rating dalam industri sinetron. Indonesia tidak membutuhkan pemimpin penghibur atau pemimpin sinetron. Kita sudah melewati sejumlah krisis dan kini tengah bersiap untuk naik kelas dari negara skala menengah menjadi negara kuat dalam ukuran ekonomi dan pengaruh geopolitik.

Kondisi itu akan tercapai jika kita berhasil menuntaskan transisi demokrasi dan menghasilkan negarabangsa yang kuat dan demokratis. Yang dibutuhkan adalah pemimpin penyala harapan, bukan penyaji hiburan, bahwa hari esok yang lebih baik akan datang jika kita mau bekerja keras, bukan dengan tertawatawa sejenak.

Peran penting pemimpin adalah menciptakan “state of mind” atau situasi psikologis di dalam masyarakatnya dengan cara melahirkan dan mengartikulasikan tujuan yang menggerakkan orang dari kepentingan mereka sendiri menuju kepentingan bersama yang lebih tinggi. (JW Gardner, 1988).Kita membutuhkan lebih banyak ruang lagi untuk mendengarkan gagasan pemimpin untuk mendapat harapan, bukan hiburan.[]

*Koran SINDO (Opini, edisi 19/6/2014)

Kisah Inspiratif, Ibu Penderita Kanker Hidupi 6 Anaknya

Admin | Jumat, Juni 13, 2014 | Be the first to comment!

Tiga perempuan asal Arab Saudi ini sungguh luar biasa. Mereka menyimpan kisah hidup yang sungguh menyentuh hati. Berjuang demi hidup dalam suasana yang serba susah.

Mereka adalah Husn Seif Shaie Al-Qahtani, Asrar Shawqi Abdullah, dan Iman Sail Al-Thibaiti Al-Otaibi. Karena kesabaran hidup, ketiganya memenangkan penghargaan "Mother's Blessing". Inilah penghargaan untuk ibu-ibu inspiratif yang diberikan raksasa bisnis Negeri Petro-Dolar, Dallah Albaraka Group.

Laman Saudi Gazette, Jumat 13 Juni 2014, memberitakan penghargaan itu diserahkan dalam sebuah seremoni di Jeddah yang digelar pada Rabu malam pekan ini. Dallah Albaraka Group menyediakan hadiah dengan total hampir lima miliar untuk ketiganya.

Husn Seif Shaie Al-Qahtani menjadi pemenang pertama dan berhak mendapat hadiah lebih dari tiga miliar rupiah. Al-Qahtani adalah janda penderita kanker yang mampu menghidupi enam anaknya.

Kehidupan Al-Qahtani dinilai bisa menjadi inspirasi bagi perempuan lain. Dia hidup dengan kondisi sungguh memprihatinkan. Untuk menghidupi keenam anaknya, sehari-hari perempuan ini menggembala domba di Gurun Tathleeth di selatan Saudi.

Pemenang ke dua adalah Asrar Shawqi Abdullah. Dia mendapat hadiah uang hampir satu miliar rupiah. Kisah hidup perempuan ini juga dinilai inspiratif. Shawqi Abdullah hidup bersama tujuh anaknya di sebuah kamar kecil di Jeddah.

Sehari-hari, dia menjual makanan dan manisan untuk membesarkan anak-anaknya. Tak hanya membesarkan, dalam keprihatinan itu Shawqi Abdullah juga mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga mendapat pekerjaan yang layak.

Pemenang ke tiga penghargaan ini adalah Iman Sail Al-Thibaiti Al-Otaib. Perempuan asal Riyadh ini berhak membawa pulang uang lebih dari enam ratus juga. Al-Otaib dinilai bisa mejadi contoh untuk perempuan lain. Sebab perempuan yang menderita gagal ginjal sejak usia enam belas tahun itu mampu membesarkan tiga anaknya.

Ketiga perempuan itu dipilih dari tujuh ribu kandidat yang berasal dari sejumlah negara Timur Tengah, seperti Saudi, Mesir, Sudan, Libya, Aljazair, dan lainnya. Para pemenang itu ditentukan oleh tiga juri, yaitu aktivis sosial Muna Abu Sulayman, jurnalis asal Turki Al-Dakheel, dan pejabat senior Albaraka Ali Al-Malki.(dream)

Anis Matta: "Yang satu bicara negara, yang satu bicara kota"

Admin | Kamis, Juni 12, 2014 | Be the first to comment!

Calon presiden Prabowo Subianto didampingi Presiden PKS Anis Matta (kiri) dan Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf (kanan) saat kampanye di Banda Aceh, Rabu 11 Juni 2014. (Zulfikar Husein/VIVAnews)
Banda Aceh - Presiden PKS Anis Matta membeberkan perbedaan capres yang ia usung, Prabowo Subianto dengan rivalnya, Joko Widodo saat debat antar kandidat. Anis menganggap Prabowo mampu bicara dalam skala yang lebih besar.

"Sudah nonton debat capres? Saya mau jelaskan apa bedanya. Ada satu yang sangat mendasar dalam debat itu. Yang satu bicara negara, yang satu bicara kota," kata Anis saat berkampanye bersama Prabowo di pelataran parkir Stadion H Dirmutala, Banda Aceh, Rabu (11/6/2014).

Anis menekankan beda negara dan kota. Prabowo yang menjawab pertanyaan moderator dinilai bicara dalam skala luas dibanding Jokowi yang memberi contoh-contoh saat ia menjabat sebagai Walikota dan Gubernur.

"Bedanya pada skala. Yang satu pada skala luas, yang satu dalam skala sempit. Dan kata orang pintar, perbedaannya bukan pada kata negara dan kota tapi pada tingkat pengetahuan mengelolanya," ujar Anis.

Ia juga memuji-muji ketampanan Prabowo yang saat itu berdiri di sebelahnya. Di hadapan ribuan pendukung, Anis memuji Prabowo tampan.

"Lihat perbedaan penampilan keduanya? Rasulullah mengatakan 'Kalau kalian mengirim utusan padaku kirimlah yang tampan wajahnya," ucap Anis.

Ribuan pendukung menyambut pernyataan Anis dengan tepuk tangan. Prabowo yang sejak awal memakai kaca mata hitam lalu melepasnya dan tersenyum.

"Coba tatap wajah capres kita. Sudah lihat? Ada aura presidennya? Sekarang saya tanya. Apakah Anda lihat ada aura kemenangan?" lanjut Anis.

"Ada!!" teriak para simpatisan.


*sumber: detik

Ust Daud Rasyid: Pertarungan Capres Kali Ini Adalah Pertarungan Iman dan Kufur

Admin | Kamis, Juni 12, 2014 | Be the first to comment!

Baru-baru ini ketua tim hukum pemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Trimedya Panjaitan, membuat pernyataan bahwa pemerintahan Jokowi-JK tidak akan membiarkan  munculnya peraturan daerah (perda) baru yang berlandaskan syariat islam.

"Yang jelas kami tidak mendukung perda yang bersifat syariat," kata Trimedya kepada wartawan di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/6).

Pernyataan ini menuai banyak kecaman dan pemboikotan dari ummat islam. Setelah sebelumnya KH. Athian Ali yang juga merupakan ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) memfatwakan haram memilih Jokowi-JK, kemudian menyusul Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) mengeluarkan fatwa yang sama mengharamkan kepada ummat islam untuk memilih pasangan capres Jokowi-JK.

Hal senada disampaikan oleh ustadz Dr. Daud Rayis, MA yang juga merupakan pakar aqidah islam di Indonesia. Ustadz Daud Rayid menyebut bahwa pertarungan capres kali ini adalah pertarungan iman dan kufur.

"Pertarungan capres kali ini adalah pertarungan capres iman dan kufur. Kenapa demikian, hal ini jelas nampak dari keberpihakan salah satu capres pada ummat islam dan nampak pula keberpihakan salah satu capres bagaimana toleransinya pada kekufuran. Dan hal itu sangat terlihat." ungkap ustadz Daud ketika dihubungi kasurau.com.

Pernyataan ustadz Daud Rasyid ini tentu saja bukan tanpa dasar. Sebagaimana kita ketahui bersama, selain penolakan pada perda syariat, PDI Perjuangan yang merupakan tempat dimana Jokowi bernaung menolak dengan sangat keras tempat pelacuran dolly di Surabaya untuk ditutup. Begitupula dengan Jusuf Kalla yang baru-baru ini mengatakan bahwa perda Syariat hanya akan merendahkan islam.

(fgz/kasurau)

Rekam Jejak Sudah Jelas, Ketika Prabowo Berjuang Jokowi Sedang Jualan Mebel

Admin | Senin, Juni 09, 2014 | Be the first to comment!

Mantan presiden Badan Esekutif Mahasiswa (BEM) Trisakti Andre Rosiade menyatakan rekam jejak yang dimiliki calon presiden (capres) Prabowo Subianto lebih baik.

Contoh kongkretnya adalah saat Prabowo Subianto sudah menggadaikan nyawanya untuk bangsa dan negara ini, disaat itu Jokowi hanya menjadi pedagang mebel di Solo.

“Apakah Anda ingat kejadian puluhan peneliti asing di Papua yang ditahan oleh OPM. Saat itu Prabowo yang menggerakkan Kopassus dan

berhasil membebaskanya, serta berhasil menunjukan Kopasus sebagai pasukan elite di dunia. Dan mohon maaf Jokowi saat itu masih berjualan mebel di Solo,” ujarnya di Rumah Polonia Jl. Cipinang Cempedak 1 no. 29, Polonia, Jakarta Timur.

Andre melanjutkan tidak akan mungkin negara Indonesia dapat menaklukkan Mount Everest saat zaman itu, kalau bukan karena Prabowo yang menggagas semuanya. Dan sekali lagi mohon maaf Jokowi

“Rekam jejaknya jadinya jelas, yang satu memperjuangkan nyawanya demi bangsa dan negara, dan yang satu lagi masih menjadi pedagang mebel di Solo,” tutupnya.


Sumber: inilah

Kisah Gadis Muslimah London, Selamat dari Pembunuhan Berkat Al Qur’an

Admin | Senin, Juni 09, 2014 | Be the first to comment!

Kisah nyata ini dialami oleh seorang gadis Muslimah asal Arab yang tinggal di London. Suatu hari ia memenuhi undangan temannya hingga tengah malam. Meski rumahnya jauh, ia harus pulang malam itu juga.

“Naik bus saja ya. Meski agak lama tapi relatif lebih aman daripada kereta (subway). Di sini sering terjadi tindak kejahata dan pembunuhan di malam hari, apalagi di stasiun bawah tanah yang biasanya sepi,” temannya menasehati ketika ia berpamitan pulang.

Gadis muslimah ini hanya berpikir bagaimana caranya agar ia cepat sampai di rumah. Karenanya ia memutuskan naik kereta api. Dan ternyata benar. Stasiun sepi. Di ruang tunggu, ia melihat seorang laki-laki yang mencurigakan. Hanya mereka berdua yang ada di sana. Sempat takut, tapi ia kemudian cepat menenangkan diri. Ia berlindung kepada Allah dan membaca surat-surat Al Qur’an yang dihafalnya. Ia pun berhasil melewati laki-laki tersebut dengan aman, lalu naik kereta dan tibalah ia di rumahnya.

Keesokan harinya, gadis Muslimah ini dikejutkan dengan berita pembunuhan yang ia baca di surat kabar. Pembunuhan itu terjadi di stasiun yang sama, persis lima menit setelah kepergiannya meninggalkan stasiun itu. Di berita itu juga disebutkan, polisi berhasil menangkap pembunuhnya.

Penasaran dengan peristiwa itu, ia datang ke kantor polisi untuk melihat siapa pembunuhnya. Ternyata pelaku adalah laki-laki yang telah dilihatnya semalam. Setelah meyakinkan polisi, ia diberikan kesempatan bertanya kepada laki-laki tersebut.

“Apakah engkau mengingatku?” tanya gadis Muslimah itu.
“Apakah aku mengenalmu?” jawab laki-laki itu sambil berusaha mengingat gadis di depannya.
“Aku bertemu denganmu di stasiun sebelum kejadian tersebut”
“Ya, aku ingat sekarang”
“Mengapa engkau membiarkan aku, tidak membunuhku saat itu?”
“Jangan bercanda. Bagaimana aku akan membunuhmu sementara ada dua pengawal berbadan besar yang mengikutimu?”

Allahu akbar! Rupanya Allah menyelamatkan gadis muslimah itu dengan mengirimkan dua penjaga untuknya. Jika tidak, entah apa yang akan terjadi semalam.

Saudariku sahabat webmuslimah, kapan pun engkau merasa terancam bahaya, berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pelindung dan tidak ada pelindung kecuali Dia. Kapan pun engkau merasa takut, bergantunglah hanya kepadaNya. Ingatlah Dia, niscaya Dia mengingatmu. Berdoalah kepadaNya dengan doa yang sungguh-sungguh, niscaya Dia mengabulkan doamu.

Seperti kisah nyata yang ditulis Syaikh Ahmad Abduh Iwadh dalam buku La Tai’asu min Ruuhillah (Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah) di atas. Ketika seorang hamba benar-benar berdoa, berlindung dan bergantung kepadaNya, maka Dia akan melindunginya dengan berbagai cara yang kadang-kadang hambaNya sendiri tidak tahu bahwa Allah melindunginya dengan caraNya.

Dan janganlah kosongkan dirimu dari Al Qur’an. Hafalkanlah firman-firmanNya, sesuai kemampuan dan kesanggupanmu. Sesungguhnya dengan menghafal Al Qur’an, engkau bisa membacanya kapan pun. Dan dengan membacanya, engkau mengingatNya. Ketika engkau menghayati maknanya, sesungguhnya engkau berusaha lebih dekat denganNya. Dan Dialah yang menjagamu dan menjaga seluruh penghafal Qur’an. [Tim Redaksi Webmuslimah.com]

Laporan Intelijen AS : Bowe Bergdahl Telah Mualaf dan Menjadi Mujahidin Taliban

Admin | Sabtu, Juni 07, 2014 | Be the first to comment!

Ternyata Bergdahl telah menyatakan menjadi mujahidin pada tahun 2010, dokumen-dokumen rahasia menunjukkan,” diutarakan oleh oleh James Rosen, melalui siaran Fox News.

US Army Sgt. Bowe Bergdahl  selama ditawan oleh Taliban, telah beralih menjadi Muslim , ia ucapkan  secara terbuka di depan milisi Taliban dan menyatakan diri sebagai “mujahid” Taliban , menurut dokumen rahasia disusun atas dasar saksi mata  dan diperoleh oleh  Fox News.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa hubungan Bergdahl dengan  Haqqani membaik  dari waktu ke waktu, berawal dari periode permusuhan,  seperti layaknya  sandera, hingga ia menjadi jauh diterima oleh Taliban . Dia bahkan dikabarkan diizinkan oleh Taliban  untuk membawa senjata.

Laporan tersebut informasikan nama dan lokasi dari komandan Haqqani – dan menyajikan laporan  paling detail dari kehidupan Bergdahl selama lima tahun terakhir . laporan tersebut berasal dari sebuah perusahaan  Eclipse Group, sebuah perusahaan swasta milik para  mantan perwira intelijen yang mendapatkan kontrak dengan Departemen Pertahanan untuk memberikan informasi intelijen atas kegiatan mujahidin  dan topik keamanan lainnya.

Kelompok ini dipimpin  oleh Duane R. (“Dewey”) Clarridge, mantansenior CIA pada 1980-an yang keterlibatannya dalam  skandal Iran-Contra. Ia diampuni oleh Presiden Bush pada Desember 1992 . New York Times melaporkan  pada Januari 2011 mengungkapkan hubungan kontrak kerja Eclipse  dengan Pentagon.

Clarridge mengatakan kepada Fox News kelompoknya menikmati subkontrak dari US Central Command, atau CENTCOM, yang berkantor pusat di MacDill Air Force Base di Florida, dari November 2009 hingga 31 Mei 2010, dan bahwa setelah kontraknya diputus, ia menginvestasikan sekitar $ 50.000 sendiri uang untuk mempertahankan jaringan informan yang telah menghasilkan rekening rinci, misalnya status Bergdahl itu.

Clarridge lanjut mengatakan kepada Fox News bahwa pada akhir tahun 2010, dalam laporan  Eclipse SITREP # 3023, tanggal 23 Agustus 2012 – di mana anggota jaringan Haqqani yang menculik Bergdahl, dan melaporkan bahwa tahanan Amerika itu telah beralih  sebagai “mujahid” Taliban.

Pada akhir Juni 2010, Bergdahl dilaporkan dengan senang hati bermain sepak bola dengan para pejuang Haqqani, mengambil bagian dalam pematihan menembak dengan AK-47  dan diizinkan untuk membawa senjata api sendiri, sering tertawa  dan sering mengucapkan Assalamu Alaikum .”

“Pada Agustus 2012,” lanjut laporan itu, “orang yang bertanggung jawab atas penangkapan Bergdahl adalah saudara Sangeen, yang telah melimpahkan penjagaan  Bergdahl ke pengawasan Abubakr Asadkhel, yang setia kepada Sangeen, dan yang suku-suku hidup di Shawal.

Abubakr memimpin sekitar 200 orang bersenjata  dan beroperasi di lima pangkalan (markas) di Shawal. Suku Abubakr adalah salah satu cabang besar dari Taliban  dan memiliki banyak armada .

Laporan itu menyebutkan Bergdahl telah masuk Islam dan menggambarkan dirinya sebagai mujahid. Bergdahl menikmati  kebebasan, dan terlibat dalam latihan dengan mujahidin lokal, menembak AK47s. Bergdahl bahkan diizinkan untuk membawa senjata . Bergdahl memainkan sepak bola bersama. Dia tampaknya baik dan bahagia, dan  terlihat tertawa sering dan mengatakan ‘Salaam’ berulang-ulang ….(JL/KH/ERAMUSLM)

Surat Terbaru Presiden Mursi untuk Rakyat Mesir

Admin | Jumat, Juni 06, 2014 | Be the first to comment!

Presiden Mesir, Muhammad Mursi, yang dikudeta oleh Abdul Fatah As-Sisi, kembali menulis surat terbuka untuk rakyat Mesir dari balik penjara tempat dirinya ditahan.

Dalam surat yang dipublikasikan pada akun resminya di Facebook tersebut, Presiden Mursi menyatakan bahwa revolusi Mesir menghadapi situasi paling sulit, tetapi Allah Swt. telah menyiapkan para pejuang sejati yang akan dibanggakan Mesir di hadapan bangsa-bangsa lain.

Berikut terjemahan teks surat terbuka Presiden Mursi sebagaimana dimaksud:

“Wahai bangsa revolusioner yang tangguh. Sungguh Allah Swt. telah menakdirkan revolusi penuh berkah kita (Revolusi 25 Januari) menghadapi situasi yang teramat sulit, akan tetapi Allah Swt. telah menyiapkan baginya para pejuang sejati, baik laki-laki maupun perempuan, yang dibanggakan Mesir di hadapan bangsa-bangsa lain…

Wahai para pejuang revolusi yang merdeka….

Lanjutkanlah perjuangan revolusi damai kalian dengan teguh sekokoh gunung dan azzam kuat yang selalu bergemuruh. Revolusi kita ditolong oleh Allah Swt. dalam waktu dekat dan ini keyakinan saya dengan Allah Swt….

Di belakang kalian sebagian besar rakyat Mesir yang menunggu kita menggelorakan revolusi yang gemilang setelah mereka memperdengarkan kepada dunia sikap diam mereka terhadap panggung drama pengangkatan pimpinan kudeta (pemilu), dan kenyataan itu telah menampar wajah para pendukung kudeta secara terang-terangan…

Maka bersatulah jangan berpecah belah dan berselisih yang mengakibatkan kalian menjadi gentar…

Saya menyadari barangkali diri saya belum maksimal memberantas kerusakan dan kejahatan, terkadang melakukan ijtihad yang benar dan terkadang salah, tetapi saya tidak dan tidak pernah mengkhianati amanah, dan sepanjang umur (yang masih diberikan Allah Swt.) saya akan terus berjuang melawan kejahatan mereka, dan akan senantiasa seperti itu…

Wahai pemuda Mesir yang berjiwa revolusioner…

Sungguh kalian telah membuka mata dunia dengan perjuangan revolusi kalian hari ini dan esok…sekarang dan masa yang akan datang…untuk negeri ini. Perjuangan revolusi terikat dalam semangat kalian, saya yakin kalian akan mengibarkan bendera revolusi dan mengembalikan kemuliaannya…

Perjuangan revolusi, ya seperti inilah revolusi, dan kesabaran…seperti inilah kesabaran itu… wahai para pemberani. Demi Allah, seolah-olah mata saya menyaksikan generasi-generasi kalian setelah saya menceritakan kepada anak cucu mereka bagaimana kesabaran kalian dalam memperjuangkan revolusi dan kalian menang…, bagaimana pengorbanan kalian.., dan revolusi berhasil tegak…

Sesungguhnya setiap bangsa yang merdeka tidak akan mengakui rezim kudeta karena revolusi rakyat Mesir terus berlanjut dan mereka berpegang teguh dengan prinsip damai, dan seorang yang merdeka pun di dunia ini tidak akan mengakui apa yang dibangun oleh pelaku kudeta di atas berbagai kebatilan yang ada…

Terakhir saya sampaikan kepada rakyat Mesir yang menjadi pelopor, hendaklah mata kalian senantiasa terfokus pada revolusi kalian dan tujuan-tujuannya yang agung dan tidak akan sia-sia darah para syuhada dan orang-orang yang terluka, serta tidak sia-sia pengorbanan orang-orang yang ditangkapi selama masih ada pejuang yang mengangkat bendera revolusi dan yakin dengan prinsip-prinsipnya hingga terwujud seluruh cita-cita (revolusi) itu…

Saya menyadari sungguh jalan itu begitu sulit tetapi saya yakin dengan ketulusan kekuatan kalian dan keadilan Allah Swt., dan saya percaya dengan pertolongan Allah Swt. untuk kalian, semoga Allah memberkahi perjuangan kalian, negara dan umat kalian, dan kalian senantiasa teguh menjadi pejuang…” (islammemo/rem/dakwatuna)

Heboh Wanita Salat Subuh di Gerbong Kereta Depok

Admin | Jumat, Juni 06, 2014 | Be the first to comment!

Setiap tempat kerja memiliki peraturan masing-masing soal jam masuk kerja. Kondisi Ibu Kota yang sulit diprediksi membuat para pekerja rela berangkat pagi buta untuk menghindari terlambat menuju kantor.

Hal ini sepertinya dirasakan seorang wanita pengguna transportasi umum kereta. Kemungkinan, karena berangkat sangat dini dan tak sempat melakukan salat subuh di rumah, wanita ini pun melakukan ibadah wajib itu di kereta.

Gambar wanita yang salat subuh di kereta Commuter Line ini yang membuat heboh jagat sosmed, khususnya Path. "Subhanallah sampai salat subuh di kereta," tulis pengguna kereta api, Onne Nurmalita pada akun Path-nya, Kamis 5 Juni 2014.

Melihat pemandangan yang berbeda di kereta itu membuat Onne Nourmalita mengambil kamera ponsel. Onne pun megabadikan momen itu kemudian diunggahnya ke media sosial Path.

"Keretanya jurusan Jatinegara, pas di stasiun Depok Lama itu. Saya ikut kereta yang belakangnya, tapi subhanallah sampai salat subuh di kereta mungkin takut terlambat," ujar Onne. Hingga kini belum diketahui identitas wanita yang salat di kereta api itu. (Ism/dream)

Hormat Militer Prabowo untuk Seorang Megawati

Admin | Senin, Juni 02, 2014 | Be the first to comment!

Jakarta. Peristiwa bersejarah terjadi sebelum pengundian nomor urut pasangan peserta Pilpres 2014, dihelat di gedung KPU, Ahad (1/6) siang. Itu lantaran capres Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto berkesempatan bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pertemuan itu menjadi menarik lantaran keduanya sempat berseteru. Pasalnya, pembatalan sepihak Perjanjian Batutulis yang dibuat pada 2009 oleh PDIP membuat hubungan Prabowo dan Megawati renggang.

Namun hari itu seolah menjadi momen rekonsiliasi bagi Prabowo dan Megawati. Prabowo yang tampil mengenakan kemeja putih khasnya tak sungkan menyalami saingannya Jokowi, bahkan dengan gerakan khas seorang prajurit, Prabowo yang mengenakan peci hitam dan berbalut baju putih lengan panjang dengan celana warna krem membuat gerakan tegap. Di depan presiden RI keempat itu, mantan panglima Kostrad itu memberi hormat, meski Mega tetap tidak beranjak duduk di kursi.

Dari foto yang beredar, Mega hanya menyunggingkan senyum belaka. Adapun, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Jokowi yang duduknya posisinya di samping kanan dan kiri Mega langsung berdiri. Keduanya seolah merespon hormat Prabowo.

Hal ini menjadi obrolan hangat di jagat maya. Internal Gerindra dan PDIP pun tak luput memperbincangkan perihal ini. Sebab, hubungan Prabowo dan Mega belakangan memanas pasca penetapan Jokowi jadi capres PDIP.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat menuturkan, hormat militer Prabowo untuk Megawati itu adalah bentuk ketulusan. Prabowo ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Mega.
“Pak Prabowo sangat menghormati Ibu Mega sebagai mantan presiden dan anak proklamator. Jadi kalau Pak Prabowo menunjukkan sikap hormat ya beliau sangat menghormati Ibu Mega,” kata Martin, dikutip dari detikcom, Senin (2/6/2014).

Menurut Martin, selama ini Prabowo tak pernah bicara negatif tentang sosok Mega. Malah selalu menegur kepada kader Gerindra yang bicara buruk kepada Mega. Martin heran Mega terkesan dingin kepada Prabowo belakangan ini.

“Jadi saya agak heran kok jadi begini hubungan ini,” katanya.
Martin menduga ada pihak yang memprovokasi sehingga Mega bersikap seperti itu. Namun bagi Gerindra yang terpenting Prabowo sudah menunjukkan sikap negarawanan dan tak menganggap Mega musuh politik.

“Cuma Ibu Mega ini perempuan sangat mudah diprovokasi orang, itulah yang menjadi dilema dalam hubungan kedua orang ini. Saya tahu persis Ibu Mega, saya kan sahabat Pak Taufiq Kiemas, jadi saya tahu persis wanita ini sangat mudah diprovokasi orang,” tegasnya. (sbb/dakwatuna)

FAHRI HAMZAH : IQ PRABOWO 152

Admin | Senin, Juni 02, 2014 | Be the first to comment!

Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto memiliki IQ (intelegency question) 152. Demikian hasil tes psikologi Prabowo saat tes kesehatan calon presiden beberapa waktu lalu.

"Satu saya dengar, yang belum didengar umum, karena pemimpin mendatang meringkankan beban kita. Dan berita gembira bagi kita, hasil tes psikologi capres, bahwa IQ Pak Prabowo, dalam tes itu 152," ungkap Wasekjen PKS Fahri Hamzah saat menghadiri peresmian tim kampanye Prabowo-Hatta di Kalimantan Tengah, Senin (2/6/2014).

Dia membandingkan IQ rata-rata orang di dunia. Menurutnya, rata-rata IQ dunia, 91 sampai 111. "Sudah dianggap luar biasa 120 sampai 130, bayangkan kalau 152, itu kategori pemimpin jenius," ujarnya.

"Bapak-bapak, saudara-saudara sekalian, hanya pemimpin cerdas, jenius, yang mampu memikul beban rakyat, pemimpin tidak cerdas, apa lagi tidak memadai, hanya jadi beban pikiran rakyat. Anda mau pemimpin beban pikiran, atau memikul beban kita," tukasnya.[yeh]

Prabowo: "Maaf Gerindra dan PAN..."

Admin | Senin, Juni 02, 2014 | Be the first to comment!

Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menegaskan tidak akan menjadi 'petugas partai' jika nanti mereka terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden dalam Pilpres mendatang.

"Presiden tanggung jawab pada rakyat, dan tidak boleh menjadi petugas partai. Maaf Gerindra dan PAN, kami mungkin akan korbankan kepentingan partai, saya kira disitu kami berbeda dengan pihak lain," kata Prabowo di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu 1 Juni 2014.

Dia mengatakan, kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas kepentingan partai. Menurutnya, partai hanya merupakan instrumen untuk menghantarkannya menjadi pemimpin bangsa.

Menurut dia, seorang kader partai harus mampu melepaskan kesetiaannya kepada partainya ketika harus mengabdi pada negara. Karena, seorang pemimpin bangsa harus mengutamakan kepentingan rakyat, bukan partai.

"Dalam pelajaran demokrasi, kesetian pada partai, harus berakhir saat kesetiaan pada negara dimulai, ini pegangan kami," kata dia. [viva]

Patriotisme Tifatul Sembiring Dibalik Satelit BRI

Admin | Sabtu, Mei 10, 2014 | Be the first to comment!


"Dari Tual terbang ke Bali. Dulu jual sekarang beli." Itulah pantun yang tiba-tiba diucapkan seorang tokoh saat berada di dalam lift kantor pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Penandatanganan kontrak Program Satelit BRI antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Space System/Loral. LLC, dan Arianespace di Jakarta (28/4) akan membuat micro banking terbesar di dunia ini sebagai satu-satunya bank yang memiliki satelit sendiri. Rencananya satelit itu akan diluncurkan di Guyana Perancis pada tahun 2016.

Sejak Indosat dijual kepada asing di tahun 2002, maka kavling orbit satelitnya yang milik Indonesia juga ikut terjual. Dengan penandatanganan itu maka kavling orbit di slot 150.5 Bujur Timur tempat dulu Satelit Palapa C2 pernah mengorbit dapat kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

Dahlan Iskan sebagai Menteri BUMN dalam Manufacturing Hope-nya mengakui untuk merebut kavling tersebut tidaklah mudah, sulit, dan sangat sulit. “BRI (dan kita semua) sangat berterima kasih kepada Menkominfo Tifatul Sembiring. Beliaulah yang berada di depan untuk berjuang mendapatkan kembali kavling satelit itu. Tentu juga mendapat dukungan penuh Bapak Presiden SBY. Perjuangan satelit ini tidak kalah heroiknya dibanding perjuangan mendapatkan Inalum tahun lalu.”

Perlu diketahui bahwa lokasi BRIsat adalah orbit terbaik. Menurut Dahlan Iskan orbit ini mestinya hanya bisa diisi 360 satelit. Karena mereka harus dideretkan di tiap derajat dari 360 derajat keliling bumi. Orbit ini jadi rebutan semua negara. Saking banyaknya negara yang mengincarnya, sampai-sampai kompromi harus dilakukan. Lokasi yang mestinya diisi 360 satelit itu kini sudah diisi lebih dari 900 satelit! Alangkah padatnya. Alangkah berjejalnya. Betapa penuhnya orbit itu. Satelit dari seluruh dunia. Itulah sebabnya apa yang dilakukan BRI ini sungguh heroik! Terlambat sedikit, lokasi tersebut bisa jatuh ke negara lain.

Sebagaimana diberitakan Merdeka.com (28/2) Tifatul Sembiring sebelum penandatanganan tersebut pernah mengisyaratkan akan mencabut pengelolaan slot satelit 150,5 BT dari Indosat ke BRI. "Kita optimalkan jatah satelit untuk kepentingan 'Merah Putih'. Indosat kan saat ini kepemilikannya mayoritas asing," kata Tifatul.

Tifatul merealisasikan janjinya dengan menerbitkan surat dengan nomor B-297/M.KOMINFO/SP.02.01/03/2014 tertanggal 26 Maret 2014 yang menyatakan hak pemanfaatan filling satelit di slot orbit 150,5 BT untuk Indosat tak diperpanjang. Dengan demikian BRI telah mengantongi izin khusus pengelolaan satelit per tanggal 1 September 2015, lansir IndoTelko.

Menteri yang terpilih sebagai Anggota DPR RI di Pemilu 2014 dari Dapil Sumatera I ini pernah menyarankan kerjasama antara BRI dan Indosat nantinya adalah Indosat cukup menyewa transponder satelit ke BRI.

Ini kerja besar kali kesekian menteri berdarah batak itu dalam mengedepankan kepentingan bangsa. Sebelumnya di tahun 2011 Tifatul pernah dikritik dan diprotes habis ketika mengultimatum Research In Motion (RIM), perusahaan Kanada yang mengeluarkan layanan Blackberry, untuk menutup akses situs porno. Tifatul bergeming. Dalam akun twitternya Tifatul berujar, “Kalau ada nasionalisme di dada kita & ingin jd bangsa berwibawa, pasti sebagian kita akan setuju poin2 yg saya sampaikan tentang #RIM.”

Saat ini, negeri ini, sejatinya  butuh pejabat  dengan nasionalisme dan patriotisme yang tinggi agar tidak ada lagi aset-aset yang dijual kepada asing dengan harga murah dan tidak mengedepankan kepentingan rakyat banyak.

*by @rizaalmanfaluth

Kultwit Presiden PKS di Hari Buruh Jumat, 02 Mei 2014

Admin | Jumat, Mei 02, 2014 | Be the first to comment!

Twit @anismatta
(1 Mei 2014)

1. Mari kita memperingati Hari Buruh dgn semangat saling menghormati dan kesadaran interdependensi dlm sistem perekonomian..

2. Suatu perekonomian tidak dapat berjalan sehat tanpa Buruh yg terpenuhi haknya, dlm kerangka konsensus yg sehat..

3. Kemampuan membangun konsensus adlh ciri orang modern.. Perbedaan tidak harus berujung konflik, tapi didebatkan dgn terbuka..

4. Begitu juga perbedaan kepentingan antara perusahaan, Buruh, masyarakat, pemerintah.. Harus dibicarakan terbuka..

5. PKS memiliki hubungan yg sangat produktif dgn buruh.. 2 org anggota DPR FKS saat ini berasal dr kalangan Buruh..

6. Pada pileg 2014 yg baru lalu, 20 org caleg PKS berasal dr kalangan Buruh..

7. Hari Buruh adlh momentum yg tepat mengelaborasi ide-ide ttg jalan menuju kesjahteraan..

8. Negara-bangsa Indonesia tercipta, krn manusia Indonesia ingin sejahtera.. Lepas dari penjajahan dan hidup layak sbg orang merdeka..

9. Setelah menjadi Indonesia merdeka, kita bergulat dlm debat ideologis ttg bagaimana cara menjadi sejahtera itu..

10. Pd Orde Lama, ada kebebasan, tp tdk ada kesejahteraan.. Politik sbg panglima..

11. Pd Orde Baru, kesejahteran material tumbuh, dgn ongkos tiadanya kebebasan.. Politik dibungkam. Ekonomi sbg panglima..

12. Reformasi adlh sintesis dr tesis Orde Lama sbg tesis dan Orde baru sbg antitesisnya..

13. Kesejahteraan terus tumbuh, kebebasan politik dan kualitas demokrasi juga terus kita kembangkan..

14. Aktor2 dlm ekulibrium itu adlh: kampus, media, partai politik dan civil society, di dalamnya termasuk gerakan Buruh..

15. Krn itu hrs ada prubahan mindset di pemerintah, aparat keamanan dan pengusaha.. Gerakan Buruh bukan ancaman dan gangguan, tp potensi..

16. Kt jg mlihat prubahan dlm gerakan Buruh.. Pngorganisasian yg lbh baik dan artikulasi dlm menympaikan kepentingan mrk.. Di DPR misalnya..

17. Gerakan Buruh mulai mampu mngintegrasikan perspektif tuntutan normative (kesejahteraan) dan konfigurasi lingkungn makro, trtma politik..

18. Dlm hal kesejahteraan, dua isu utama Buruh adalah: upah dan jaminan sosial.. Masalahnya, kita punya limit pd keduanya..

19. Sementara, kita hidup dlm ekonomi konsumtif yg memuja kenyamanan hidup secr unlimited.. Pdhl kemampuan kita sangat terbatas..

20. Krn itu, jika kita ingin meningkatkan kesejahteraan , yg perlu ditransformasi adlh kapablitas Buruh Indonesia menjd knowledge worker..

21. Diluar tuntutan upah dan jaminan sosial, kita juga menuntut diri kita sendiri utk terus meningkatkan pengetahuan dan kapasitas..

22. Dgn pengetahuanlah, kt bisa meningkatkan efektivitas, efisiensi, produktivitas, dan meningkatkan nilai kt di dalam sistem perekonomian..

23. Sehingga, komponen utama pekerjaan di masa datang bukan lagi jam kerja, tapi pengetahuan..

24. Jika ini terpenuhi, maka orang Indonesia ke depan insyaALLAH akan punya 3 ciri utama:

25. Orang Indonesia akan makin berpengetahuan, makin sejahtera dan makin religius..

26. Inilah tantangan kt bersama, mnjadikan bangsa ini lbh maju.. Gerakan Buruh punya peran strategis dlm mwarnai sistem ekonomi Indonesia..

27. Buruh yg sejahtera memastikan pendidikan utk anak2nya..

28. Buruh yg terorganisir baik, tdk anarkis, mampu mendialogkan kepentingannya, adlh modal demokrasi..

29. Selamat Hari Buruh.. Kobarkan semangat Indonesia!!

"Sistem Sedang Mengalami Pembusukan" by @Fahrihamzah

Admin | Jumat, April 25, 2014 | Be the first to comment!


Twit @Fahrihamzah
(24/4/2014)


Tidak ada jalan pintas bangun negara ...peta jalan menuju masa depan jangan ditulis dengan air ludah...

Bahaya jika ada yang memegang kuasa besar tetapi tidak mengerti masalah...

Barusan saya melihat diskusi di @Metro_TV soal pajak. Orang2 bicara angka2...lupa substansi.

Kasus Hadi Purnomo adalah kasus lama. Tolong jangan kantor pajak hari ini dimaki-maki.

Semua lembaga birokrasi telah berbenah, jangan ungkit2 praktik lama. Salahkan yg salah...jgn rusak lembaga.

Apalagi kasus HP ini banyak masalah karena drama yg dibuat KPK tidaklah murni hukum.

Terlalu banyak masalah dan kemungkinan musibah yang timbul oleh kesalahan fatal KPK.

KPK tetapkan HP tersangka di hari akhir jabatannya di BPK..lembaga yg menemukan banyak masalah.

Di antara banyak masalah yang ditemukan (oleh BPK) itu ada di KPK. Besar kuasa KPK besar pula masalah yang muncul.

Dalam kasus HP itu KPK tetapkan jumlah kerugian negara tanpa audit BPK. Apa hak KPK?

Dalam kasus ini KPK tentukan jumlah kekurangan bayar pajak. Lah pasal berapa di UU mana kewenangan itu ada?

KPK sudah lama ambil kewenangan semua lembaga.. Mungkin karena KPK yakin semua lembaga sudah bermasalah.

KPK tangkap anggota DPR maka kewenangan DPR dianggap bermasalah. Kewenangan budget mau dibatasi KPK.

Kemarin rame KPK mau batalkan kewenangan DPR bahas UU KUHP dan KUHP. KPK di atas DPR.

MK habis digeledah dan ditangkap KPK akhirnya Norma UU mau ditambah-kurang seenak KPK.

KPK tangkap pimpinan BPK akhirnya kewenangan BPK tentukan jumlah kerugian negara seenak KPK.

Mantan Dirjen Pajak (HP) ditersangkakan maka kewenangan tentukan jumlah tagihan pajak tiba-tiba diambil alih KPK.

Semua lembaga negara sudah tidak ada harganya dan karenanya tinggal KPK yang ada.

Jelang pileg kemarin, KPK bikin kampanye tentang siapa caleg yg harus dipilih. Terbatas hak partai.

Karena KPK sudah tangkap banyak orang partai maka pemilu pun bukan milih orang partai tapi orang KPK.

Hebat nih para mantan pimpinan KPK bikin kampanye pilih orang KPK di parpol. Daftar dibuat dari mana entah.

Sebentar lagi Pilpres, Presiden juga harus orang KPK. Ada satu tuh yang kasusnya gak mau diproses padahal jelas.

Inilah negara yang sekarang telah dikelola oleh hanya satu lembaga. Tinggal KPK yg sah. Yg lain maling semua.

Rasanya ini gak akan lama lagi. Sistem sedang mengalami pembusukan. Semua sedang lemah.

Mari kita waspada. Jangan mau jadi korban badut-badut citra. Tak ada masalah yang diselesaikan, ini hanya drama.

Setelah mereka hancur mereka tetap akan terima piala citra. Jaringan dunianya siap siaga.

Bagi kita, NKRI adalah negara hukum yang demokratis dalam transisi yg harus kita selamatkan.

Tidak ada jalan pintas....hati2 pada para pemburu citra...Bersekongkol dengan media...mereka hanya cari muka..

Biarlah kita jaga Indonesia kita...dari lupa...karena kita melawan lupa...

Melenggang ke Rumah Banjar, Kader PKS ini Sambangi Kuburan

Admin | Kamis, April 24, 2014 | Be the first to comment!
Nama Ust. H. Haryanto, SE sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kota Banjarmasin, kota dengan julukan kota seribu sungai ini masyarakatnya telah memilih orang yang tepat sosok yang mampu menyuarakan suara masyarakat kota Banjarmasin.

Pileg yang baru saja usai telah mengantarkan Caleg DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Dapil 1 Kota Banjarmasin ini berhasil melenggang  ke Rumah Banjar.

H. Haryanto yang dikenal sangat supel dan care tersebut pada kamis 24/04/14 pagi mendatangi rumah kader pks yang sedang dalam keadaan duka. Fahruri adalah caleg DPRD Kota Banjarmasin Dapil 4 Banjarmasin Timur yang belum ditakdirkan Allah untuk jadi anggota dewan sedang dirundung duka karena Ayahnya yang bernama Mulkan bin Marzuki dipanggil oleh Allah SWT.

Ya begitulah sosok yang juga seorang ketua di salah satu Yayasan di Kota Banjarmasin ini dalam bertakziyah mulai dari memberikan support kepada keluarga yang ditinggalkan, mensholatkan hingga menyambangi kuburan untuk mengikuti prosesi penguburan jenazah almarhum.

"Selamat ya Ust. Haryanto, antum telah berhasil maju jadi anggota dewan", kata salah seorang kader saat menjabat tangannya di sela-sela takziyah

Namun ucapan selamat dari salah seorang kader itupun tidak diamininya justru kader tersebutpun mendapatkan tausiyah darinya

"Ucapkanlah Innalillahi... karena sesunguhnya amanah ini sangat berat dan merupakan ujian bagi saya, semoga Allah memberikan kekuatan untuk menjalankannya", jawab H. Haryanto sembari tersenyum



Fahri Hamzah komentari penetapan status Hadi Poernomo

Admin | Selasa, April 22, 2014 | Be the first to comment!


Jakarta – Anggota Komisi III DPR Fahri Hamzah menyampaikan beberapa catatan terkait penetapan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Poernomo sebagai tersangka kasus pajak PT. Bank BCA,

“Seharusnya kasus yang dituduhkan kepada Hadi Poernomo ini tidak boleh merusak citra BPK. Sebab BPK adalah auditor negara tertinggi yang wibawanya harus terjaga,” kata Fahri di Jakarta, Senin.

Langkah KPK yang mengumumkan status tersangka Hadi Poernomo, menurut Fahri menandakan adanya upaya dari KPK untuk menyasar citra BPK.

“Padahal kasus HP tak ada hubungannya dengan BPK sama sekali,” Fahri berpendapat.
Politisi PKS itu mengatakan belakangan ini BPK sangat terkait dengan serangkaian audit yang sampai sekarang masih ditangani dan belum diselesaikan oleh KPK seperti Century, Hambalang, SKK Migas, Flu Burung.

“BPK juga baru saja menyerahkan hasil audit atas penindakan KPK ke Komisi III DPR RI. Dalam audit kinerja itu memang ditemukan banyak masalah di KPK,” katanya.

“Maka, dengan catatan di atas dan ditambah dengan hubungan antar lembaga yang gagal berkoordinasi maka tidak bisa dihindari adanya anggapan bahwa ada motif lain dalam penetapan ini,” kata Fahri.

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/430406/fahri-hamzah-komentari-penetapan-status-hadi-poernomo

Dilecehkan Pengguna Twitter, Anis Matta Malah Minta Ma’af

Admin | Selasa, April 22, 2014 | Be the first to comment!

Ada peristiwa yang sedikit menghebohkan di Twitterland hari ini, Sabtu (19/4) terutama bagi para kader PKS yang aktif "berkicau" ria. Betapa tidak terkaget-kaget mereka, karena tiba-tiba ada seorang pengguna Twitter yang bernama @ernestprakasa dengan lancangnya telah memposting gambar Presiden PKS Anis Matta yang didalam gambar tersebut tampak diinjak.


Beragam reaksi dari para kader PKS pun bermunculan. Ada yang emosi, namun ada pula yang tenang-tenang saja menghadapi hal tersebut dengan pertimbangan jika di-counter justru makin menambah runyam permasalahan. Akan tetapi Presiden PKS Anis Matta yang merupakan korban pelecehan dari @ernestprakasa tersebut malah menanggapi hal itu dengan santai.

Berikut jawaban dari Anis Matta melalui akun Twitternya @anismatta mengenai pelecehan tersebut.

@ernestprakasa maaf jk ada sikap/kata2 sy yg mmbuat anda kesal.. Msh bnyk pekerjaan utk mmperbaiki bangsa.. Dan itu hrs dilakukan brsama..:)

Dari ungkapan Anis Matta diatas jelas tergambar jiwa besar seorang pemimpin. Belum pernah saya mendengar ada kasus pelecehan terhadap seorang pemimpin partai ataupun penguasa negeri ini yang dengan senang hati memaafkan orang yang telah menghinanya. Sungguh
luar biasa akhlak Presiden PKS ini.

Menanggapi jawaban @anismatta atas pelecehan tersebut juga mengundang berbagai reaksi dari pengguna Twitter.


Sementara itu, @ernestprakasa pelaku pelecehan terhadap Presiden PKS Anis Matta sudah meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya.

@anismatta Iya Pak. Mohon maaf atas
ketidaksopanan saya ya..

Semoga kedepannya tidak ada lagi anak bangsa yang tega berbuat demikian. [dm/pksnongsa/pksciktim/pksmakassar]
 
Support : Creating Website | Guru Tomo | Guru Tomo
Copyright © 12.12.2013. gurutomo - All Rights Reserved
Modifikasi by Creating Website Published by Guru Tomo
Proudly powered by Blogger