Kehancuran bangsa Yahudi menurut Al-Qur’an, Hadis, Taurat dan Fakta Terkini. (Bag.5)

Admin | Rabu, Februari 19, 2014 |

BANGSA YAHUDI DILAKNAT NABI DAUD AS BEGITU JUGA MANUSIA SEKARANG

Nabi Daud AS adalah seorang Rasul dan sekaligus sebagai raja. Beliau diutus oleh Allah SWT kepada kaum yahudi, Allah berfirman:
يَادَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعْ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ (ص26)
Artinya:“Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, Karena ia akan menyesatkan  kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan”. (QS. Shad:26)

Daud AS adalah seorang raja yang adil, ia berhukum dengan apa yang diturunkan Allah SWT, Mengharamkan apa yang diharamkan-Nya, menjaga agama-Nya, cemburu terhadap penodaan agama. Tidak berwala terhadap orang-orang kafir, ia senantiasa berzikir dan bertasbih kepada Allah, memiliki suara yang merdu, Zabur adalah kitab yang diturunkan kepadanya, burung-burung, gunung-gunung, hewan-hewan tunduk bersamanya beribadah dan berbuat kebaikan kepada Allah SWT, ia memiliki kemampuan untuk melunakkan besi dan ini merupakan salah satu mukjizat yang Allah berikan kepadanya. Allah berfirman:

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلًا يَاجِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ (سبأ10) أَنْ اعْمَلْ سَابِغَاتٍ وَقَدِّرْ فِي السَّرْدِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ (سبأ11)
Artinya :“Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Daud karunia dari Kami, (Kami berfirman): “Wahai gunung-gunung dan burung-burung bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud dan kami telah melunakkan besi untuknya. (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan”. ( QS. Saba:10-11)

Ia adalah raja yang adil dan bertakwa kepada Allah, menghukumi manusia dengan Petunjuk Allah dan bukan dengan pentunjuk dari setan,  atau mengikuti hawa nafsu. Bani Israel di sekitarnya menjadi umat yang muslim dan taat serta mendapat hidayah Allah. Sayangnya di antara mereka adapula umat Yahudi yang kafir  kepada Nabi Daud AS. Allah berfirman:

وَقَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِمْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنْ التَّوْرَاةِ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنْ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ (المائدة46) وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الْإِنجِيلِ بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فِيهِ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُوْلَئِكَ هُمْ الْفَاسِقُونَ (المائدة47)
Artinya : “Dan Kami iringkan jejak mereka (Nabi-nabi bani Israel) dengan Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat dan kami telah memberikan kepadanya kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya yaitu kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa  tidak memutuskan  perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik”. ( Qs. Al-Maidah: 46-47)

Perjalanan bani Israel yang selalu di bimbing oleh para Nabi dan Rasul, bahkan tidak tanggung-tanggung Nabi tersebut menjadi raja mereka yang mempunyai kekuasaan penuh, namun mereka tetap saja durhaka dan melakukan kemaksiatan. Oleh karena itu mereka dicela dalam lisan para nabi (Nabi Daud AS) bahkan dilaknat. Hal itu disebabkan, sikap permusuhan dan tidak mau beramar makruf nahi mungkar dikalangan mereka. Seperti dalam Firman Allah:

لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ (المائدة78)كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ (المائدة79)
Artinya :”Orang-orang  kafir dari Bani Israel telah dilaknat melalui lisan (ucapan) Dawud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu karena mereka durhaka dan selalu melampaui batas”. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. ( QS. Al-Maidah: 78-79)

Abu Dawud berkata dari Abdullah bin Mas’ud dari Rasulullah SAW , beliau bersabda : “Sesungguhnya awal kemerosotan yang terjadi pada bani Israel adalah ketika ada seorang bertemu dengan orang lain, lalu ia berkata : “ Hai fulan bertaqwalah kamu kepada Allah dan tinggalkan perbuatan itu, karena itu tidak boleh kamu kerjakan. Kemudian ia bertemu kembali pada keesokan harinya, tetapi hal tersebut tidak mencegahnya untuk menjad teman makan, minum dan teman duduknya, ketika mereka melakukan hal itu, Allah mempertentangkan hati sebagian mereka dengan sebagian  lainnya, kemudian beliau membacakan ayat : “Orang-orang  kafir dari Bani Israel telah dilaknat melalui lisan (ucapan) Dawud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu karena mereka durhaka dan selalu melampaui batas”. Lebih lanjut beliau bersabda: “ Tidak demi Allah kamu harus menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah kemungkaran, benar-benar menahan orang-orang yang berbuat kezaliman, dan memalingkannya kepada kebenaran, atau kamu harus mengembalikan kepada kebenaran.” HR at-Tirmizi, Ibn Majah. 

Yahudi  zaman  sama saja dengan yahudi sekarang

Yahudi jaman Rasulullah saw. sama dengan Yahudi jaman Nabi Musa as. yang berselisih waktu puluhan abad, maka Yahudi jaman sekarang pun akan tetap sama. Dalam sejarah modern pun, diketahui bahwa sifat-sifat mereka sangat dibenci oleh negara-negara tempat mereka berada, mereka dibenci dan diusir dari sejumlah Negara yang pernah tinggal didalamnya. Pembantaian dan pengusiran terakhir abad kemarin di Jerman oleh Hitler masih segar dalam ingatan.

Walaupun mereka membenci seluruh bangsa yang berlainan ras, ada kebencian khusus mereka kepada umat Islam. Hal itu disebabkan sifat kedengkian mereka bahwa nabi terakhir yang mereka tunggu-tunggu ternyata tidak berasal dari garis keturunan mereka, Nabi Yakqub as., tapi berasal dari saudaranya yang berlainan ibu, Nabi Ismail as. Kedengkian ini tidak akan pernah sembuh karena semakin besar umat Islam, akan semakin dengki mereka kepada umat Islam.

Kalau dulu mereka dilaknat oleh nabi Daud AS dan Nabi Isa AS, maka hari ini orang-orang yahudi dilaknat terus oleh manusia baik orang-orang yang beriman maupun non muslim, karena mereka memang tidak mau merubah gaya hidupnya yang arogan, sombong melawan Allah dan Nabi Muhammad saw. Salah satu contoh bentuk kesombongannya hari ini adalah, mereka  terus memblokade Gaza yang dimulai sejak tahun 2007 hingga hari ini, jadi sudah 7 tahun bangsa Palestina menghadapi kezaliman bangsa yahudi. Mereka bukan hanya sekedar memblokade namun melarang bantuan yang masuk, merampas bantuan manusia, membunuh relawan yang akan membantu. Bahkan seringkali menembaki dan mengebom Gaza tanpa ada rasa berdosa sedikitpun. Maka laknat seluruh manusia terhadapnya adalah wajar saja bagi yang mempunyai fikiran normal.(bersambung…)

Penulis: DR. Muqoddam Cholil, MA

Sumber: knrp.org


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Guru Tomo | Guru Tomo
Copyright © 12.12.2013. gurutomo - All Rights Reserved
Modifikasi by Creating Website Published by Guru Tomo
Proudly powered by Blogger