Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Petinju yang Pernah Mengalahkan Tyson Ini Masuk Islam Saat Dengar Adzan

Admin | Kamis, Mei 08, 2014 | Be the first to comment!

MUNGKIN tidak banyak yang mengenal Williams diatas arena tinju. Namun, pria kelahiran Kota London tanggal 13 Juli 1973 ini pernah mengalahkan Mike Tyson pada 31 Juli 2004. Ketika itu, Williams yang tidak diunggulkan memukul KO Mike Tyson, sang legenda tinju dunia pada ronde keempat.

Padahal, dalam pertandingan yang diadakan di Freedom Hall State Fairground, Louisville, Kentucky, Williams tidak diunggulkan. Sementara itu, banyak pihak yang mengunggulkan si ‘Leher Beton’. Namun, kenyataan yang terjadi sebaliknya. Tyson, yang sempat mendominasi pembukaan dua ronde dalam pertandingan comeback-nya ke dunia tinju, secara mengejutkan berhasil dikalahkan di ronde ke-4.

Tidak banyak publik yang mengetahui bahwa Williams adalah seorang Muslim, seperti halnya Tyson. Sebelum memeluk Islam, Williams adalah seorang penganut Kristen yang taat. Ketertarikan petinju asal Inggris ini terhadap Islam bermula saat ia tengah menjalani liburan di Turki tahun 2000. Saat berada di Turki ini, Williams mendengar suara adzan. “Aku merinding saat mendengar suara azan tersebut,” ujarnya kepada kantor berita BBC.

William mengakui bahwa tantangan terberat baginya adalah saat harus bertanding pada bulan Ramadhan. Karena tinju dikenal sebagai salah satu cabang olahraga yang syarat dengan kekerasan fisik, seperti memukul orang. Padahal, ungkap Williams, para pemeluknya dilarang melakukan hal tersebut apalagi saat bulan Ramadhan. Hal itu diakuinya kerap menimbulkan pertentangan di dalam batinnya.

Pengalaman bertanding saat bulan Ramadhan pernah ia alami di tahun 2006 lalu. Kala itu Williams dijadwalkan akan bertanding melawan Matt Skelton pada Juli 2006.

Dalam duel tersebut, Williams mengalami kekalahan pada ronde ke-3 dan cedera serius pada bagian hidungnya. Namun, diakui Williams, dirinya tidak pernah menyesali kekalahan tersebut. Baginya, mampu menjalankan ibadah puasa dengan baik dan sempurna jauh lebih penting dari kemenangan saat bertinju.

Williams menambahkan, dalam bulan puasa, Allah melarang umatnya untuk mencaci, memukul, dan lain sebagainya karena hal itu bisa memengaruhi pahala puasa. “Sebagai Muslim yang baik, tentunya di saat Ramadhan harus melakukan hal-hal yang baik. Tidak ada memukul, berdebat dengan orang, intinya Anda harus dalam kondisi bersih dari perbuatan tercela sebisa mungkin,” ungkap Williams, layaknya seorang pendakwah.

“Aku menyadari betul bahwa pada satu titik aku harus memutuskan apakah akan tetap menjalankan profesi sebagai petinju yang kerap bertentangan dengan ajaran Islam atau harus keluar dari olahraga ini.”

Kendati sulit, pada pertengahan tahun ini, Williams memutuskan untuk berhenti dari dunia tinju yang sudah digelutinya selama 15 tahun lebih. Pertarungan melawan Derek Chisora pada 15 Mei 2010 seakan menjadi duel terakhir yang dilakoni Williams di dunia yang telah membesarkan namanya.
Sebelum pertandingan, kepada pers Williams mengungkapkan bahwa pertarungannya dengan Chisora kemungkinan akan menjadi penampilannya yang terakhir di atas ring, baik hasilnya ia menang maupun kalah.

Dalam pertandingan tersebut, Chisora berhasil memukul KO Williams pada ronde kedua dan Chisora keluar sebagai juara. Williams pun memutuskan untuk tidak meneruskan kegiatannya dalam bertinju dan fokus mengabdikan dirinya untuk beribadah kepada Allah. [Fh/Islampos/islamislogic]

Selebrasi Sujud Gol Terakhir Chelsea Jadi Berita Populer

Admin | Selasa, Maret 25, 2014 | Be the first to comment!

Chelsea membungkam Arsenal di Stamford Brideg, Sabtu (22/3) malam WIB, dengan skor 6-0. Kemenangan gemilang itu menjadi berita populer di sejumlah media terutama karena selebrasi sujud pada gol terakhirnya.

Pencetak gol keenam yang melakukan selebrasi sujud itu tak lain adalah Mohamed Salah. Ia sukses membukukan namanya di papan skor untuk pertama kalinya sejak didatangkan dari FC Basel pada akhir Januari lalu.

Dikutip dari Republika Online, usai berangkulan dengan rekan setim, pemain timnas Mesir tersebut langsung melakukan sujud syukur di tengah lapangan. Kemudian, dia mengangkat kedua tangannya ke atas, seperti gerakan umat Islam ketika memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kemenangan Chelsea itu membuat John Terry dan kawan-kawan semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 69 poin dari 31 laga. Adapun, Arsenal menduduki urutan dengan mengumpulkan 62 poin dari 30 pertandingan.

Hasil itu juga membuat catatan head to head Jose Mourinho semakin baik melawan Arsene Wenger. Dari 11 kali pertemuan, the Special One mengumpulkan enam kemenangan dan lima kali seri. [ROL/bersamadakwah]

Antara PKS dan Timnas Brazil

Admin | Senin, Maret 24, 2014 | Be the first to comment!
Sopian Putra Gm

Piala dunia akan segera dimulai, Juni 2014 adalah momen yang paling dinantikan para penggemar sepakbola di berbagai belahan dunia. Termasuk saya di antaranya. Apalagi piala dunia kali ini bertepatan dengan liburan anak-anak sekolah dan bulan puasa. Setidaknya kesempatan untuk menyaksikan aksi-aksi hebat seniman sepakbola sedikit leluasa. Tentu saja tanpa harus mengenyampingkan berbagai kewajiban yang ada.


Berbicara tentang piala dunia, tentu obrolan orang biasa diperbincangkan adalah tentang tim favorit atau jagoannya. Mungkin banyak orang menjagokan Perancis, Jerman, Argentina, Italia, Belanda, atau Spanyol. Bagi saya, sejak kenal piala dunia beberapa tahun yang lalu, tepatnya waktu saya masih SD, Brazil adalah tim favorit saya. Entah kenapa saya juga tidak tahu persis alasannya. Yang jelas, bila tim Brazil main mata saya kuat untuk menahan rasa kantuk, tapi kalau tim lain yang main terkadang malah saya yang ditonton sama TV, hehe.. itulah mungkin yang dinamakan antusias.

Bahkan pernah, ketika Brazil gagal melaju ke babak final, saya ikut-ikutan sedih dan tidak bersemangat mengikuti pertandingan piala dunia. Padahal, saya orang Indonesia dan tidak punya hubungan emosional apa-apa dengan Brazil. Tapi itulah mungkin yang dinamakan orang dengan fanatisme. Astagfirullah.. mudah-mudahan tidak menjadikan fanatisme yang sempit dan berlebihan.

Sekarang sih, Alhamdulillah, sudah mulai sedikit bisa berpikir rasional. Sepakbola hanyalah sekedar permainan. Tidak harus menjadi sesuatu yang istimewa dan mempengaruhi diri kita secara berlebihan.

Sedih juga sih, kalau dengar ada orang yang mati-matian bahkan mati beneran membela tim kesayangannya. Perbedaan tim dijadikan sebagai alasan untuk menganiaya bahkan membunuh sesama saudaranya sendiri. Kekalahan tim dianggap sebagai kehinaan bagi diri dan kelompoknya. Naudzubillah.

Ini mau nulis apa ya? Kok jadi mengkritisi ulah suporter. Tapi tidak apa-apa, kan masih ada hubungannya dengan sepakbola ya.

Di Indonesia, sebentar lagi juga akan diadakan perhelatan akbar. Tidak kalah besarnya dengan piala dunia yang akan digelar di Brazil. Even tersebut adalah Pemilu. Ada beberapa partai politik yang menjadi kontestan pemilu kali ini, diantaranya adalah PKS. Tanpa mengurangi rasa hormat, partai lain mohon maaf tidak bisa disebutkan satu persatu.

Menurut saya, PKS dan tim Brazil memiliki beberapa kemiripan. Pertama, PKS dan Brazil adalah sama-sama tim yang memiliki banyak stok talenta-talenta bagus dan berbakat dalam bidangnya. Timnas Brazil seakan tidak pernah kehabisan stok pemain terbaik dunia. Begitupun halnya dengan PKS puluhan bahkan ratusan kader-kader berkualitas terus bermunculan. Baik tingkat nasional maupun lokal.

Kedua, kalau anda pemerhati permainan Brazil, permainan Brazil akan monoton manakala bisa menggolkan bola ke kandang lawan di menit-menit awal. Tapi kalau mereka kebobolan di menit-menit awal, biasanya permainan mereka akan bangkit dan kelihatan lebih menarik. Dan kebiasaannya juga, permainan Brazil akan tampak menarik bila menghadapi tim-tim tangguh.

Lalu apa kesamaannya dengan PKS? Kader-Kader PKS, bila dalam kondisi tenang, situasi normal, pergerakan kader PKS kurang kelihatan. Tetapi manakala dalam situasi yang tidak biasa dan sedikit ‘menegangkan’ pergerakan kader PKS sangat dinamis dan membanggakan.

Bayangkan saja, hanya dalam tempo beberapa bulan, pergerakan kader-kader PKS mampu menaikkan citra PKS ke level aman. Padahal beberapa waktu sebelumnya beberapa pengamat dan lembaga survey memperkirakan tahun 2014 PKS akan ditinggalkan. Dengan kerja yang luar biasa, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, kini semakin banyak elemen masyarakat yang jatuh cinta kepada PKS.

Ketiga, publik Brazil begitu mengidolakan tim mereka. Sampai-sampai, sedikit saja pemain atau pelatih timnas Brazil melakukan kesalahan, tidak segan-segan publik mencaci dan mengeritik tim kesayangannya. Begitupun halnya dengan PKS. Banyak orang yang menaruh harapan pada PKS. Karena itu sedikit saja noda yang terdapat pada PKS, maka masyarakat akan marah, menghina, menghujat dan mencaci PKS. Media massa menjadikannya sebagai berita harian. Kalau kader partai lain yang melakukan kesalahan? Ah itu mah sudah biasa. Masyarakat cuek. Tidak peduli.

Aparat penegak hukum pun begitu. Saking cintanya sama PKS, sedikit saja kekeliruan yang dilakukan, anggota PKS dihukum seberat-beratnya. Kenapa? Karena begitu cintanya pada PKS. Karena, menurut mereka, PKS-lah satu-satunya partai yang membawa harapan untuk melakukan perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara, perbaikan nasib masyarakat. Kalau PKS salah jalan, PKS kehilangan idealisme, maka alamat hancur bangsa ini, kira-kira begitu menurut mereka.

Terakhir, jangan harap seru menyaksikan piala dunia tanpa kehadiran tim Brazil. Begitupun halnya dengan pemilu di Indonesia, jangan harap persaingan akan ketat dan menarik kalau PKS tidak ikut serta dalam ‘pertarungan’ ini. Karena itu, kepada pihak-pihak yang menganjurkan ‘Bubarkan PKS’ sebaiknya mulai bertobat. Bisa jadi, tanpa kehadiran PKS, apatisme masyarakat dalam menyalurkan hak politiknya akan semakin meningkat. Kenapa? ‘Gak seru, katanya.

Tahun ini yang menjadi tuan rumah piala dunia adalah Brazil. Kalau di tempat lain saja tim Brazil mampu membungkam lawan-lawannya, terlebih di kandang sendiri. Karena itu, tanpa bermaksud mendahului ketetapan Allah, saya percaya Brazil tahun ini akan kembali menjadi juara piala dunia untuk yang kesekian kalinya. Begitupun halnya dengan PKS, saya yakin PKS akan menjadi juara di pemilu 2014.[muslimina]

Aher Legowo Mundur

Admin | Jumat, Februari 28, 2014 | Be the first to comment!

Sehubungan denga pernyataan Kang @aheryawan bahwa beliau mundur dari Duta Persib, mimin (admin @AHER_DEMIZ) pengen cerita hasil konfirmasi langsung ke beliau...

1. Sabtu pagi Saya (admin) kaget bukan kepalang baca tweet Gub @aheryawan yang menyatakan mundur dari Duta Persib.
   
2. Persib VS Persija batal tanding karena tiada izin Polda. Eh, Kang @aheryawan mundur pula dari Duta Persib, musibah apa lagi ini?
   
3. Saya pun meluncur ke gd Pakuan (rumah dinas gub, berharap jumpa Kang @aheryawan utk klarifikasi lgsg ttg kemundurannya dari Duta Persib.
   
4. Sampai gdg Pakuan, Kang @aheryawan sdg d ruang fitness. Stlh olahraga, ia ajak Saya sarapan d sebuah gang sempit d luar Pakuan.
   
5. Sepulang sarapan, kami kembali k gdg Pakuan. Saat berbincang dg Kang @aheryawan Saya klarifikasi ttg kemundurannya dari Duta Persib.
   
6. Kang @aheryawan menjelaskan bahwa keputusannya mundur dari Duta Persib sdh direnungkan masak2 setelah shalat tahajud dini harinya.
   
7. Prtimbangan @aheryawan mundur dari Duta Persib ada yg terkait laga Persib&Persija yg batal, namun ada alasan lain justru tdk terkait itu.
   
8. Alasan terkait kejadian kemarin, pembelajarannya bahwa Duta Persib akan lbh optimal jika dipegang oleh org yg bisa full time.
   
9. Kapan& di manapun Duta Persib hrs bisa hadir&jadi jubir persib di setiap event. Ini tdk mgkn dilakukan Gub @aheryawan dg segala ksibukannya.
   
10. Kalau terkait lobi polda, Kang @aheryawan dua kali lobi kapolda dg alternatif solusi yg ditawarkan, namun Polda punya pertimbangan lain.
   
11. Kang @aheryawan pun merasa kecewa laga persib VS persija batal digelar di Bdg, di sisi lain memahami kewenangan polisi dlm hal keamanan.
   
12. Memang Kang @aheryawan sempat kaget dg cacian oknum bobotoh yg menyebutnya anjing, runtah, bangsat, koplok,dsb., tapi ia memaafkan mereka.
   
13. Kang @aheryawan memahami kondisi psikologis mereka shg memaafkan dan tdk akan mengadukan ke polisi meski bisa masuk pelanggaran UU ITE.
   
14. Kang @aheryawan sejak jadi pejabat publik terkadang dicaci maki orang. Sudah mulai terbiasa.
   
15. Namun ternyata ada alasan lain sebabkan mundur, ada yg sebarkan isu bahwa ia jadi Duta Persib utk menunggangi dg kepentingan politik.
   
16. Padahal Kang @aheryawan tidak pernah meminta jadi duta, ia diminta jadi Duta Persib karena dianggap berkontribusi untuk persib.
   
17. Karena cinta persib Kang @aheryawan sampai thn 2013 sdh alokasikan 480Milyar utk Stadion BLA & 250M di tahun ini utk rumah persib tsb.
   
18. Karena cintanya kepada persib pula Kang @aheryawan memperjuangkan BJB jadi sponsor utama Persib.
   
19. Ia melakukan semua itu karena cinta dg persib, tanpa embel-embel sbg duta dan kepentingan lain.
   
20. Kang @aheryawan ingin buktikn selama ini perjuangkan persib krn cinta, bkn krn sebutan Duta Persib amp; bukan karena kpentingan politik sempit.
   
21. Ia memilih menjadi seperti yang lain, jadi bobotoh biasa dg kecintaan luar biasa kepada persib, meski tanpa sebutan Duta Persib.
   
22. Karena itulah Kang @aheryawan di twitternya menegaskan ia ttp cinta persib, dukung persib juara& ttp pertahankan BJB sbg sponsor persib.
   
23. Cinta dan dukungan Kang @aheryawan kpd persib tdk akan berkurang meski tdk jadi duta, karena ia cinta Persib yg jadi icon jabar.
   
24. Cinta dan dukungan Kang @aheryawan thd persib ini seperti cintanya kepada timnas yg merupakan icon Indonesia.
   
25. Kang @aheryawan memilih jadi bobotoh biasa seperti sblm jadi duta: pecinta persib yg berkontribusi tanpa embel2 apapun.
   
26. Sabtu siang Saya keluar dari Pakuan, mata agak berkaca2. Saya kembali mendapat pelajaran ttg kepemimpinan dari Kang @aheryawan.
   
27. Ternyata bagi Kang @aheryawan jabatan& gelar tidak boleh masuk ke hati. Dipegang atau dilepas tergantung maslahat terbesar utk masyarakat.

28. Kalo yg lain mgkn mati2an prtahankan jabatan/gelar. Tp dia dg entengnya mundur agar duta persib dipegang org yg bisa fulltime.
   
29. Saya jd ingat pilgub, saat blm ada kputusn siapa cagub 2013-2018 dari PKS, Kang @aheryawan berkata kpd salah seorang pimpinan DPP:
   
30. "Silakan putuskan siapa cagub PKS, kalaupun bkn Saya, Saya akan dukung penuh& bantu sosialisasi dia sbg cagub dari PKS" kata @aheryawan.
   
31. Itu mnunjukkn kalaupun Kang @aheryawan tdk jd cagub lg, bkn mslh baginya. Yg penting kontribusi perjuangan maksimal. Krn d situ pahala-Nya.
   
32. Tidak masalah jadi apapun posisi kita, yang penting kontribusi perjuangan maksimal. Mungkin itulah prinsip hidup Kang @aheryawan.
   
33. Terima kasih Kang @aheryawan Saya kembali belajar ttg hakikat jabatan&gelar bagi seorang pemimpin.


*by Admin @AHER_DEMIZ
http://chirpstory.com/li/190850

Gunakan Daya Tarik Seks, Kaos Piala Dunia Brazil Ditarik

Admin | Kamis, Februari 27, 2014 | Be the first to comment!

Perusahaan raksasa olahraga Adidas mengatakan menghentikan penjualan kaos Piala Dunia Brasil setelah pemerintah Brazil mengeluhkan kaos itu menjadikan citra negara mereka identik dengan seks.

Sebuah kaos bertuliskan “Ingin mencetak gol?” di samping gambar perempuan berpakaian minim, yang lainnya dicetak dalam bentuk celana bikini yang bertuliskan “I love Brazil”.

Dilansir BBC, dinas Pariwisata Brasil, Embratur, mengatakan pihaknya menentang keras produk yang mengaitkan Brazil dengan daya tarik seks.

Adidas adalah salah satu sponsor utama Piala Dunia dan pemasok bola.

Terkait kontroversi itu, perusahaan mengatakan akan menarik kaos-kaos tersebut untuk dijual di Amerika Serikat.

“Adidas selalu memperhatikan pendapat para konsumen dan mitra,” kata Adidas.

“Oleh karena itu, diberitahukan bahwa produk ini tidak akan dijual lagi. ”

Sebelumnya pada hari Selasa, kementerian pariwisata negara itu mengkritik produk itu dengan mengatakan bahwa “keterkaitan antara ikon nasional dan simbol daya tarik seks” melanggar kebijakan resmi pemasaran negara.

“Secara tidak langsung sikap itu berkontribusi dalam tindak kejahatan seperti eksploitasi seksual terhadap anak dan remaja,” katanya.

Presiden Brazil Dilma Rousseff juga bereaksi di akun Twitternya bahwa Brazil senang menyambut wisatawan untuk Piala Dunia.

Tapi negaranya juga siap untuk melawan wisata seksual, Mrs Rousseff menulis.

Brazil mengatakan bahwa mereka telah mencoba untuk menjauhkan diri dari citra sebagai negara seks yang selama puluhan tahun menjadi ciri negara itu.(atn/muslimina)
 
Support : Creating Website | Guru Tomo | Guru Tomo
Copyright © 12.12.2013. gurutomo - All Rights Reserved
Modifikasi by Creating Website Published by Guru Tomo
Proudly powered by Blogger