dakwatuna.com - Rekaman video yang memperlihatkan
Hariri menginjak operator sound system, Entis Sutisna dalam sebuah
ceramah di Nagrak, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada satu bulan lalu.
Banyak tokoh dan pemuka Islam yang geram dengan kelakuan yang
ditunjukkan Hariri di depan jamaahnya itu.
Bahkan tokoh Islam sekelas Salahuddin Wahid atau biasa disapa Gus
Sholah juga ikut geram dengan tindakan Hariri. Gus Sholah juga meminta
agar Hariri tidak muncul lagi di depan publik dengan mengatasnamakan
seorang dai atau pesyiar Islam.
“Dia (Hariri) jangan boleh muncul lagi sebagai dai,” kata Gus Sholah
dalam akun Twitter pribadinya dengan nama Gus_Sholah pada Kamis (13/2).
Pernyataan Gus Sholah ini untuk menjawab pertanyaan salah satu follower atau
pengikutnya dengan akun Twitter bernama @AlawiIbnuimam. Akun tersebut
menanyakan tanggapan Gus Sholah tentang video Hariri yang menginjakkan
kaki ke kepala jamaah, demikian sebagaimana dilansir Republika Online.
Dalam sebuah acara di salah satu televisi swasta nasional pada Kamis
(13/2) malam, Hariri sendiri tidak mengakui tindakan menginjakkan kaki
ke kepala Entis Sutisna. Ia berkelit hanya menindih kaki kirinya ke
pundak kanan Entis.
Entis yang juga turut hadir dalam acara tersebut pun langsung
membantahnya. Entis mengaku diinjak lehernya oleh Hariri. Entis juga
mengaku dalam rekaman tersebut, ia meminta maaf karena takut dengan
Hariri. (Bilal Ramadhan/ROL/dakwatuna/hdn)


Posting Komentar