Politik dan Agama tidak bisa
dipisahkan, seperti itulah Imam al-Ghazali mengungkapkan dalam kitab
Ihya Ulumudinnya. Agama akan mensuport moralitas dan prinsip, sedangkan
politik kekuasaan akan menjaga agama.
Ditengah hiruk-pikunya kampanye. Ditengah persaingan yang ketat dan
kadang bisa terjerumus dalam perang urat syaraf. Ternyata semua bisa
ditenangkan, ditentramkan dengan sebuah panjatan doa.
Doa sebagi penenang. Doa untuk menjernihkan pikiran dan hati. Doa untuk menebar cita dan cinta. Doa sebagai komintmen. Doa perisitirahatan ruhani ditengah padatnya jadwal kampanye.
Dalam masa kampanye dan hari tenang, saya mencoba melihat untaian
doa-doa sang presiden PKS dari akun twiternya. Ada beberapa nilai
inspirasi yang bisa dipelajari :
1. Doa yang menggambarkan totalitas penyerahan diri pada Allah disaat totalitas ikhtiar sudah dijalankan secara maksimal.
2. Doa yang menggambarkan pengakuan kekurangan diri, pengakuan akan aib
diri dalam berkiprah serta permohonan agar Allah menutupi aib-aib
tersebut. Karena persepsi kebaikan, persepsi pencitraan bukanlah
kesempurnaan sebuah pribadi dan usaha seseorang tetapi lebih banyak
karena aib-aib manusia ditutupi oleh Allah.
3. Doa tentang cinta. Cinta kepada rakyat agar diberi petunjuk ditengah
kebingungan dan Rakyat pun mencintai kiprah partai ini walau dengan
segala kekurangannya. Agar PKS dan kadernya bisa berkiprah dengan segala
aktifitas yang dicintai Allah, juga mencintai kebaikan-kebaikan
tersebut. Cinta dengan dihilangkannya prasangka-prasangka buruk kepada
siapapun. Mereka yang membenci menjadi mencintai. Mereka yang mencintai
menjadi senantiasa bersama dan mendukung.
4. Doa ditengah badai dan ujian. Permohonan agar Allah senantiasa
mencurahkan Rahman dan Rahimnya, juga merawat kiprah yang sudah
diikhtiarkan dengan kasih sayang
Allah. Berlindung dari ketergesa-gesahan dalam bersikap yang akhirnya
bisa melampaui batas. Bermohan agar tidak matinya harapan, dan
menjadikan harapan pada Allah sebagai sumber kekuatan dan kegembiraan.
Berlinduang dari kesombongan, keangkuhan, kebakhilan dan kemunafikan dan
segala hal yang bisa menghalangi tertanamnya cinta.
5. Memohon solusi, dengan diberikan ilmu yang tidak terbatas dan sumber
daya yang melimpah ruah dari kekayaan Allah Dzat Yang Tidak terbatas.
Dan bisa memipin dari kekuasaan Allah Yang tidak terbatas pula.
6. Permohonan tak kenal lelah dalam berkiprah bagi Indonesai. Berkiprah
karena rindu pada Allah. Rindu bertemu pada Allah sebagai sumber
kekuatan untuk berkiprah di negri ini. Diberikan kemudahan dalam
berkiprah. Dan terakhir berlindung dari kemarahan Allah karena berkata
tapi tidak bisa merealisasikan.
Doa-doa ini gambaran sebuah ketenangan seoran pemimpin dalam menghadapi
masalah, dalam menghadirkan solusi, dan dalam menggelorakan para kader.
Dihari tenang ini marilah terus berdoa karena kemenangan bersumber dari
Allah. Kemenangan adalah bonus dari perjuangan ikhtiar yang sudah
dilakukan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar